Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Dispenda Kutim Menilai Pemasukan Daerah dari Retribusi Sampah Masih Kurang Maksimal

Dispenda Kutim Menilai Pemasukan Daerah dari Retribusi Sampah Masih Kurang Maksimal

(410 Views) Juni 13, 2016 2:39 am | Published by | No comment

Sangatta. Upaya Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kutai Timur untuk mampu meningkatkan pemasukan bagi kas daerah terus dilakukan. Termasuk dengan terus melakukan koordinasi dan mengajak seluruh instansi teknis terkait yang melakukan pungutan retribusi untuk bisa lebih menggenjot potensi retribusi yang dikelola masing-masing instansi teknis tersebut.  

Dikatakan Sekretaris Dispenda Kutim M Zaini didampingi Kabid Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRB) Musyaffa, segala upaya terus dilakukan agar setiap instansi teknis yang memang memiliki kewenangan melakukan pungutan retribusi mau terus bekerja optimal dan maksimal dalam mengelola potensi retribusi tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak terkesan hanya Dispenda saja yang lebih “ngotot” dalam mencari pemasukan bagi daerah ini.  Zaini mencontohkan, pungutan retribusi sampah rumah tangga yang saat ini dikelola UPT Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (KPP) Kutim di bawah Dinas Pekerjaan Umum.

Jika melihat target tahunan pendapatan retribusi pungutan sampah, UPT KPP hanya menargetkan pemasukan bagi daerah sebesar Rp 25 juta per tahun. Padahal jika merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Kutim Nomor 8 tahun  2012 tentang Retribusi Jasa Umum, maka setiap rumah di Kutim seharusnya wajib dipungut Rp 5000 per bulannya. Jika di kota Sangatta diasumsikan ada sekitar 40.000 rumah maka dalam sebulan dengan pungutan sebesar Rp 5000 tersebut ada pemasukan bagi daerah sebesar Rp 200 juta per bulan.

Maka setahunnya pemasukan bagi daerah hanya dari retribusi sampah rumah tangga bisa mencapai Rp 2,4 miliar. Belum lagi jika digali potensi pajak restauran, hotel dan lainnya. Padahal menurutnya, setiap bulan di setiap RT (Rukun Tetangga)  ada pungutan retribusi sampah sebesar Rp 20.000 hingga Rp 30.000 per bulan. Namun tidak tahu apakah hanya dikelola masing-masing RT atau ada pula yang disetorkan ke UPT KPP Kutim. 

(Voice : Dispenda Zaini – Retribusi Sampah)  

Voice Dispenda Zaini – Retribusi Sampah Masih Rendah

Lebih jauh dikatakan, bahwa penetapan target pemasukan retribusi sampah sebesar Rp 25 juta per bulan tersebut didapatkan langsung dari UPT KPP Kutim. Bahkan pihak KPP sendiri pesimis jika target tersebut dapat terpenuhi pada akhir tahun nanti. Sementara saat ditanyakan berapa besaran perolehan pendapatan retribusi sampah pada tahun sebelumnya, Zaini mengungkapkan bahwa baru pada tahun ini saja UPT KPP Kutim menetapkan target pendapatan retribusi sampah karena pada tahun-tahun sebelumnya tidak pernah ada setoran retribusi sampah yang masuk ke Kas Daerah (Kasda) Kutim.     

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments