Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Distanak Laporkan, tahun ini Petani Gagal Panen

Distanak Laporkan, tahun ini Petani Gagal Panen

(446 Views) April 4, 2016 1:24 pm | Published by | No comment

Sangatta – Pada Coffee Morning yang digelar Pemerintah Daerah Kutai Timur yang dipimpin Asisten Administrasi Edward Azran diruang Meranti Kantor Bupati pada hari ini, senin (4/4/2016) Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Timur laporkan bahwa pada tahun ini petani mengalami gagal panen, kuhususnya padi ladang semua Kecamatan hampir seluruhnya  mengalami gagal panen, hal ini disebabkan salah satunya faktor alam kekurangan air atau kekeringan karena kemarau. Laporan tersebut disampaikan Sekretaris Distanak Kutim, Fahmi Anwar.

Untuk itu Dinas Pertanian Kutai Timur mengusulkan harus ada upaya dari Pemerintah Daerah untuk membuat bendungan-bendungan air atau sumur-sumur bor dalam, untuk mengantisipasi padi-padi ladang yang gagal ditanami oleh petani ladang yang gagal ini. Selain itu dikatakan Fahmi bahwa di Teluk Lingga sudah ada poskoh gagal panen, jadi bukan hanya poskoh kebakaran saja yang ada sekarang tetapi posok gagal panen sudah ada. Hal ini perlu ditindak lanjut karena gagal panen ini ujung-ujungnya akan menjadi permasalahan sosial.

Voice (Fahmi Anwar_Petani Gagal Panen)

Selanjutnya Fahmi Anwar menambahkan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Timur setiap tahunnya menghadapi permasalahan alih fungsi lahan. Sebagai contoh Dia menuturkan tanaman pisang yang menjadi andalan Kutai Timur dengan luas lahan berjumlah 2000 Ha di Kecamatan Kaliorang, sekarang kondisinya hanya 800 Ha yang lainnya sudah alih fungsi. Dikatakannya suatu saat bisa saja lahan untuk tanaman pisang ini sudah tidak ada lagi. Untuk mengantisipasi hal ini, Fahmi menegaskan perlu ada regulasi yang mengatur tentang ahli fungsi ini, karena jika tidak ditindak lanjuti dari sekarang maka tidak menutup kemungkinan lahan untuk Perkebunan sudah tidak ada lagi. Bahkan lebih jauh dikatakan bisa saja 10 tahun kemudian Dinas Pertanian dan Peternakan dibubarkan, oleh karena tidak ada lagi lahan pertaniannya.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments