Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » DPT Kutim Bertambah 528 Orang, Kadis Dukcapil Kutim Anggap Wajar

DPT Kutim Bertambah 528 Orang, Kadis Dukcapil Kutim Anggap Wajar

(1849 Views) November 1, 2015 8:41 am | Published by | No comment

Sangatta. Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kutai Timur terjadi penambahan, dari 265.246 orang sesuai penetapan pada 2 Oktober lalu, dengan adanya Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) sebanyak 528 orang, kini menjadi 265.774 orang.

Dari pendataan tambahan tercatat 12 kecamatan yang mengalami penambahan yakni Batu Ampar sebanyak 20 orang, Bengalon (32), Kaliorang (2), Karangan (14), Kongbeng (34), Muara Ancalong (2),Muara Wahau (3), Rantau Pulung (4), Sangatta Selatan (223), Sangatta Utara (145), Sangkulirang (15) dan Teluk Pandan sebanyak 34 orang.

Berdasarkan tambahan, warga Kutim yang punya hak memilih masih didominasi pria yakni 148.664 orang sementara perempuan sebanyak 117.130 orang. Sedangkan pemilih terbanyak ada di Sangatta Utara berjumlah 79.455 orang yang akan memberikan suaranya melalui 201 TPS, disusul Kecamatan Muara Wahau dan Bengalon.

Menurut Ketua KPU Kutim Fahmi Idris, pemanbahan ini terjadi karena adanya pendataan ulang terhadap warga yang belum terdaftar pada pendataan pertama, selain itu ada kemungkinan mereka yang terdaftar karena perubahan status dan sudah enam bulan berdomisili di Kutim namun belum punya KTP. Selain itu, penambahan ini juga tidak mempengaruhi ketersediaan TPS dan pencetakan surat suara.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur Januar Harlian Putra Lembang Alam. Saat dikonfirmasi, dirinya mengatakan penambahan julmah DPT ini masih sangat wajar karena angkanya tidak mencapai ribuan orang. Bahkan kemungkinan akan terjadinya penambahan lagi bisa saja terjadi.

Lanjutnya, ada beberapa faktor terjadinya penambahan DPT. Diantaranya, ada anggota TNI atau Polri yang sudah pensiun. Yang semasa bertugas harus netral, dengan telah pensiun maka yang bersangkutan otomatis memiliki hak pilih. Kemudian kemungkinan ada warga yang saat dilaksanakannnya pendataan tidak berada di tempat, kemudian setelah dilakukan pendataan ulang, baru kembali masuk dalam daftar pemilih.

(voice)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments