Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Edward : Mari Kita Minimalisir Bencana Alam

Edward : Mari Kita Minimalisir Bencana Alam

(432 Views) Juli 28, 2016 7:49 am | Published by | No comment

Sangatta – Bencana alam yang terjadi di Kabupaten Kutai Timur, akhir-akhir ini frekuensinya semakin meningkat baik kejadian yang bersifat besar, bersifat kecil,  baik yang dibuat manusia maupun oleh bencana alam. Bencana itu, ada yang kita sadari dan ada juga tidak kita sadari ternyata mengancam kehidupan baik masyarakat, lembaga, desa, organisasi dan lainnya. Demikian diungkapakan Asisten Administrasi Edward Azran, kepada awak media usai membuka secara resmi Lokakarya Pengenalan Program Fasilitasi Pemberdayaan dan Pengembangan Ketangguhan Masyarakat Tahun 2016, diruang Damar Gedung Serba Guna (GSG) Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Kamis (28/7/16) yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur.

Untuk itu, dirinya mengajak agar setiap masyarakat Kutim peka menanggapi bencana-bencana yang akhir-akhir ini terjadi di Kutai Timur. Edward mengatakan kita perlu mempersiapkan sistem, kaderisasi dan pengetahuan yang cukup untuk menghadapi bencana-bencana yang sedang dihadapi ditengah-tengah masyarakat ini.

Menurut Edward pelatihan yang dilaksankan BPBD seperti ini,  yang melibatkan semua stakeholder ditengah masyarakat, Desa, Kecamatan, Kabupaten/Kota, dan bahkan mungkin negara memang sangat dibutuhkan dimasa-masa seperti saat ini. Edward mengatakan Pemerintah menyambut baik kegiatan ini, dengan muatan-muatan yang sudah terukur manfaatnya ditengah masyarakat pada saat penyelenggarannya nanti.

Terkait dengan bencana-bencana yang terjadi di Kabupaten Kutai Timur sendiri, Edward mengatakan sebagian besar disebabkan karena alam, contohnya bencana alam banjir karena hujan  yang lebat dan tekakanan air laut. Tetapi sebagian kecil ada yang disebabakan oleh karena ulah manusia, misalnya kebakaran pengerusan sungai, menangkap ikan dengan setrum, penangkap udang dengan pestisida. Hal itu tanpa disadari akan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan dalam jangka panjang karena pestisida yang dimakan ikan.

Edward menegaskan, bencana yang dibuat oleh manusia harus segera diminimalisir, dan bencana alam yang terjadi karena alam dapat membuat sistem untuk memperbaiki kembali kondisi alam agar supaya kembali seperti semula. Misalnya jika terjadi kegersangan tanah akibat kemarau panjang dan terjadi longsor, maka penanaman pohon harus dilakukan dimana-mana. Hal tersebut dimaksudkan agar menjadi recovery terhadap kejadian alam yang disebabkan oleh faktor alam.

Lebih jauh, Edwar mengimbaukan agar setiap dinas/instansi terkait dapat melaksanakan visi, misi  program  Pemerintah yang telah ditetapkan bagi bagian SKPD-SKPD terkait termasuk BPBD. BPBD harus menyesuaikan dengan kondisi ril yang ada dilapangan, perlu kajian secara menyeluruh terhadap bencana-bencana yang terjadi di daerah Kabupaten Kutai Timur, terutama kejadian yang terjadi secara pengulangan harus cepat mencari sistem untuk menanggulanginya. Jika harus melibatkan manusia dengan metode tertentu atau dengan pengatahuan tertentu maka laksanakan agar cepat menanggulangi masalah bencana alam  yang dihadapi.

Lebih jauh Edward mengajak semua mari kita minimalis bencana alam ini, dalam rangka memperbaiki sistem gaya hidup, pengatahuan hidup dan kewaspadaan dalam menghadapi bencana.

Voice Edward

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments