Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Fenomena “JUKIR”

Fenomena “JUKIR”

(660 Views) Juli 26, 2016 10:27 am | Published by | No comment

Akhir-akhir ini menjelang dan sesudah lebaran, bermunculan juru parkir liar diberbagai titik jalan yang ada di Sangatta. Para juru parkir liar tersebut telah melakukan pungutan iuran parkir dengan besaran biaya yang relatif, mulai dari besar Rp 2000,- sampai dengan Rp. 5000,- untuk biaya sekali parkir, dan hal ini cukup menarik perhatian publik karena dirasa sangat meresahkan. Perlakuan itu dianggap meresahkan masyarakat karena hal tersebut dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Banyak masyarakat yang merasa dirugikan akibat adanya pungutan liar tersebut, dalam hal ini masyarakat menginginkan adanya tindak lanjut dari pihak-pihak terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut.

(voice – Romi, Masyarakat)

Masyarakat berharap adanya upaya dari instansi terkait untuk dapat bisa mengatasi permasalahan “JUKIR” tersebut.

Sementara itu saat dikonfirmasi awak media(25/7/2016), pihak Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Timur, melalui Bidang Darat yang diwakili oleh Bapak Wahyu selaku Kasi LLAJ, mengatakan “Untuk permasalahan tersebut suda lama kami coba tangani dan sampai saat ini masih tetap terus kami upayakan untuk penanganannya”

Ditemui secara terpisah Rusli, Kasi Angkutan Darat menjelaskan, “ pihaknya telah lama mengupayakan agar semua tempat parkir yang ada bisa dikelola langsung dibawah Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Timur. Akan tetapi dikarenakan belum adanya kesepakatan antara pemilik lahan dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur, hal tersebut belum dapat terealisasi”.

Dalam hal ini untuk mengatasi parkir liar yang ada di Kota Sangatta di butuhkan kerja sama dari pihak –pihak terkait, termasuk juga dari seluruh elemen lapisan masyarakat yang ada di dalam nya. Dinas perhubungan sudah melakukan tugasnya sebagai pelaksana perda mengenai retribusi parkir, sedangkan ketika ada pungutan iuran parkir liar yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dalam hal ini ialah tugas dari pada Satpol PP selaku penegak Perda yang harus bertindak dan bekerjasama dengan pihak kepolisian selaku penegak hukum yang ada.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments