Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Gagal Raih Rekor Terpanjang, Kutim Beralih Ke Rekor Peserta Terbanyak Bakar Jagung

Gagal Raih Rekor Terpanjang, Kutim Beralih Ke Rekor Peserta Terbanyak Bakar Jagung

(567 Views) Oktober 12, 2016 3:01 pm | Published by | No comment

rekor-muri

Sangatta – Sulitnya mengerahkan mayarakat untuk mengisi lintasan sepanjang tiga Kilometer mengakibatkan Kabupaten Kutai Timur gagal meraih rekor MURI Pembakaran Jagung Terpanjang, namun rekor Muri masih dapat diraih Kutim melalui rekor Peserta Pembakar Jagung terbanyak. Folder Ilham Maulana yang memiliki panjang lebih dari tiga kilo meter dipilih panitia untuk melaksanakan pembakaran jagung pagi tadi (10/12) yang diikuti Peserta mencapai lebih dari lima ribu peserta.

Persiapan yang telah matang disiapkan para panitia, seperti jagung dan  pembakaran serta arang yang sudah siap disepanjang lintasan Folder Ilham Maulana tidak sejalan dengan anutusias masyarakat yang hanya mau memenuhi lintasan depan sekitar panggung. Menumpuknya para peserta pembakar jagung dibagian depan namun tidak memenuhi seluruh lintasan inilah yang mengakibatkan rekor pembakaran jagung terpanjang gagal diraih Kutai Timur.

Menurut Eksekutif Manager Muri, Sri Widyawati mengatakan, banyaknya peserta sudah tidak dapat terbendung namun hanya memenuhi lintasan depan tidak di keseluruhan lintasan sehingga rekor pembakaran jagung terpanjang tidak terpenuhi. Namun menurutnya, jika memang rekor terpanjang tidak dapat terpenuhi, maka pencatatan masih dapat dilakukan untuk peserta terbanyak. Peserta terbanyak  sebelumnya diraih Minaasa sebanyak dua ribu enam ratus dua puluh enam ribu peserta sedangkan di Kutim diikuti lebih dari lima ribu peserta.

Piagam penghargaan rekor MURI peserta pembakar jagung terbanyak akhirnya berhasil diterima Bupati Kutai Timur Ismunandar, Wakil Bupati Kasmidi Bulang dan ketua panitia pelaksana HUT Kutim Mugeni usai pelaksanaan pembakaran jagung.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments