Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Grand Disain Kutim, tetap Pada Agribisnis dan Agroindustri

Grand Disain Kutim, tetap Pada Agribisnis dan Agroindustri

(554 Views) Juni 1, 2016 9:15 am | Published by | No comment

Sangatta – Pada tataran Pemerintahan diperlukan perilaku pemerintah yang jujur, terbuka, bertanggung jawab, dan demokratis. Sedangkan pada tataran masyarakat perlu dikembangkan mekanisme yang memberikan peluang peran serta masryakat dalam proses pengambilan keputusan. Salah satu arena proses pengambilan keputusan secara partisipatif dalam kebiakan daerah adalah Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), yang merupakan arena strategis bagi para pihak dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaborasi dengan melibatkan 3 pilar pemerintah, yaitu pemerintah daerah, (eksekutid dan legeslatif)k, kalangan masyarakat, dan kalangan swasta. Dengan demikian Musrenbang menjadi arena strategis untuk semua pihak dalam mematangkan perencanaan Pembangunan daerah.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kutai Timur pagi tadi Rabu, (1/6/16) melaksanakan Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Timur 2016-2021 diruang Meranti Kantor Bupati Bukit Pelangi. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Bupati Ismunandar yang ditandai dengan pemukulan gong. Musrenabang ini dihadiri anggota DPRD, Staf Ahli, Kepala SKPD, Camat, Assosiasi Profesi, Lembaga Kemasyarakatan, LSM, Akademis, Kelompok dunia Usaha/Perbankan.

Bupati Kutai Timur Ismunandar dalam sambutannya mengatakan Motto Kutim tetap Grand Disain selama 25 tahun tetap Gerakan Daerah Pembangunan Agribisnis (Gerdabang Agri) tetapi tahun ke-4 Kutim Fokus pada kemandirian melalui Agrobisnis dan Agribisnis melalui Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati 2016-2021 yang sudah presentasi kepada DPRD Kutim.

Voice Bupati Kutim Ismunandar

Lebih lanjut dikatakan, Bupati Ismu kesempatan tersebut  untuk membahas fokus dan sasaran Pemerintah selama lima tahun kedepan. Ismu menegaskan bahwa Pemkab Kuti sekarang dalam penganggaran harus mengacuh pada program masing-masing SKPD “Money Program”.

Ismu mengatakan Rencana pembangunan di Kutim selama lima tahun kepemimpinan dirinya dengan Kasmidi Bulang, lebih difokuskan Pertama adalah bagaimana seluruh Kecamatan sudah dapat terhubungkan, tidak becek. Dikatakan ada satu Desa yang belum tembus adalah Desa sandaran dan Tanjung Mangkalihat. Ismu menginginkan paling tidak semua Desa sudah terhubungkan, dan secara fisik ibukota kecamatan tahun ini sudah  dapat terhubungkan. Kedua bagaimana semua Desa dapat teraliri listrik atau keluar dari kegelapan, Dia mengatakan Desa-Desa mana yang belum teraliri listrik dan yang masih 6 am, 12 jam di fokuskan pembangunannya supaya tidak ada ketimpangan dalam pembangunan. Selanjutnya semua Ibu Kota Kecamatan dapat air bersih, untuk Desa-Desa akan dibuatkan sumur Bor sehingga pada kekeringan masih bisa mendapatkan air. Keempat, menyelesaikan fasilitas kesehatan, tahun depan diharapkan Bupati selesai semua puskesmas, dan peralatannya juga harus lengkap. Pendidikan sudah 20%, camat harus terbuka dan menyampaikan fasilitas pendidikan yang harus diselesaikan.

Selanjut, Ismu menegaskan keterlibatan stakholder dalam membangun Kutim sangat diperlukan, Pada tahun kitiga dan Keempat, Buapti Ismu berharap linggkungan Pemukiman di Sangatta Utara dan Selatan dapat tertata  rapih, dengan kerjasama yang baik dengan semua stakholder yang ada di kabupaten Kutai Timur seperti PT.KPC dan juga semua camat dan Kepala Desa.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments