Menu Click to open Menus
Home » News » Gudang Terbakar, 3 Ton Kertas & Kardus Bekas Gagal Kirim

Gudang Terbakar, 3 Ton Kertas & Kardus Bekas Gagal Kirim

(244 Views) Agustus 21, 2018 5:23 pm | Published by | No comment

Sangatta – Sebuah gudang tempat pengepul barang bekas di jalan Apt Pranoto Kecamatan Sangatta Utara, terbakar pada Senin,21 Agustus sekitar jam empat sore. Setidaknya ada sekitar tiga ton kertas dan kadus bekas, yang berada di dalam gudang tersebut ikut terbakar. Kejadian tersebut sontak membuat warga panik, mengingat gudang dipenuhi barang mudah terbakar dan letaknya berada di tengah pemukiman warga.

Petugas Pemadam Kebakaran yang bertugas sempat alami kesulitan, lantaran api yang berasal dari bawah tumpukan kertas sulit untuk ditembus air, beruntung warga sekitar membantu membongkar tumpukan kertas, sehingga api dapat dipadamkan dan tidak merembet ke permukiman warga.

Menurut keterangan pemilik tempat usaha dagang UD. Logam Jaya, Fitri, saat kejadian dirinya tengah tertidur lantaran sakit di rumah, yang berjarak sekitar sepuluh meter dari gudang, tiba-tiba terdengar suara api yang dikira tetangga membakar sampah, namun setelah dilihat rupanya gudang miliknya telah terbakar, fitri yang tengah ditinggal suami untuk mengambil barang-barang bekas di pengepul, akhirnya meminta tolong warga sekitar, untuk memadamkan api dan segera menelpon petugas pemadam kebakaran.

Fitri menduga, terbakarnya gudang miliknya berasal dari puntung rokok, yang dibuang salah satu dari lima belas karyawanya, lantaran di kawasan gudang tidak ada pematik api. Akibat kejadian tersebut, tiga ton kardus siap press yang dikumpulkan dari pengepul di Sangatta gagal kirim ke Samarinda.

Berkat bantuan masyarakat sekitar dan 5 mobil pemadam kabakaran, api dapat dijinakan kurang dari satu jam.

Voice : Khusnul Khotimah

Print Friendly, PDF & Email

No comment for Gudang Terbakar, 3 Ton Kertas & Kardus Bekas Gagal Kirim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.