Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Hari ini, Lokalisasi, Panti Pijat dan THM di Kutim Tutup Serempak

Hari ini, Lokalisasi, Panti Pijat dan THM di Kutim Tutup Serempak

(510 Views) Juni 1, 2016 9:43 am | Published by | No comment

Sangatta. Tepat pada tanggal 1 Juni hari ini, penutupan lokalisasi prostitusi serempak di Kaltim sesuai instruksi Gubernur Kaltim, beberapa waktu lalu. Khusus di Kabupaten Kutai Timur, setelah melakukan razia dan sweping ke beberapa lokalisasi di Kota Sangatta. Tepat pukul 00.00 wita dini hari tadi, dipastikan seluruh kegiatan prostitusi di Kutim dihentikan total dan permanen. Tak hanya menutup lokalisasi, Bupati Kutim Ismunandar, juga menginstruksikan menutup tempat hiburan malam (THM) dan panti pijat.

Bupati Kutai Timur Ismunandar didampingi Assisten Kesejahteraan Rakyat Kutim Mugeni, mengatakan bahwa mulai pukul 00.00 wita tanggal 1 Juni hari ini, tidak ada toleransi dan kata kompromi bagi lokalisasi prostitusi, THM dan Panti Pijat untuk beroperasi di Kutim. Penutupan total sesuai instruksi Gubernur Kaltim ini, juga dilaksanakan serempak di seluruh Kecamatan di Kutim tanpa terkecuali, dengan dipimpin masing-masing Camat setempat.

Ditambahkan Assisten Kesra Mugeni, dengan adanya instruksi Gubernur Kaltim ini, maka merupakan kesempatan bagi pemkab Kutim untuk menutup secara total segala bentuk kegiatan prostitusi di Kutai Timur. Karena memang menjadi kebiasaan bila menjelang bulan ramadhan, para wanita tuna susila (WTS) ini pulang ke kampung masing-masing dan akan kembali usai lebaran. Dengan penutupan total ini maka tidak ada kesempatan lagi bagi para wanita tuna susila ini untuk kembali bekerja ke Kutim sebagai penjaja seks karena Pemkab Kutim juga menutup dan menyegel wisma tempat mereka bekerja.

(Voice : Bupati dan Asstn Kesra – Tutup Lokalisasi)

Lebih jauh dikatakan, tidak hanya sekedar melakukan penutupan, tetapi razia penertiban dan pemantauan tetap dilakukan selama bulan suci ramadhan dan seterusnya untuk benar-benar memastikan bahwa kegiatan prostitusi tersebut berhenti total. Selain itu, dengan adanya penutupan total lokalisasi prostitusi  ini, Pemkab Kutim tidak akan memfasilisati atau membiayai pemulangan WTS ini ke kampung halaman mereka. Sementara itu, wisma-wisma yang ditutup tersebut rencanaya akan diwacanakan untuk diambil alih oleh Pemkab Kutim, namun akan dilihat dan dipertimbangkan peruntukannya.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments