Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Hindari KDRT dan Nakoba

Hindari KDRT dan Nakoba

(399 Views) Mei 19, 2015 8:12 am | Published by | No comment

SANGATTA – Sebaiknya hukum bukan hanya dimengerti atau dipahami, tapi kesadaran hukum perlu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat. Begitu kata Asisten Tata Praja Sekkab Syafruddin ketika membuka lomba cerdas cermat keluarga sadar hukum (Kadarkum) yang diselenggarakan Bagian Hukum Setkab di lantai 1 Ruang Meranti, Kantor Bupati, Kawasan Bukit Pelangi, belum lama ini. Dijelaskan olehnya hukum ada yang tertulis dan ada pula yang tidak tertulis. Sebagai contoh, hukum tertulis, bila dilanggar jelas ada sanksinya.Sedangkan hukum tak tertulis, oknum tak bertanggung jawab terkadang berbuat seenaknya tanpa peduli yang dilakukannya itu menganggu perasaan orang lain. Dikatakan, masyarakat hendaknya memegang etika berbudaya dengan baik dan harus dilestarikan. Karena kadang ada orang mengerti dan paham hukum, tapi dia sendiri belum sadar hukum.

Melalui lomba cerdas cermat Gadarkum yang melibatkan perwakilan 12 dari 18 kecamatan se-Kutim, para peserta dari pelajar dan masyarakat umum diminta sebaiknya kedepan menjadi panutan di lingkungan masing-masing, tentang sadar hukum. Selanjutnya materi hukum dipelajari bukan sekadar untuk bahan lomba, tapi dijadikan bekal dalam kehidupan untuk mengajak warga lain agar lebih taat pada aturan yang berlaku.Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kutim ini, aplikasi sadar hukum lebih penting guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Masyarakat diharapkan jangan bersentuhan dengan hukum. Jangan benturan dengan hukum. Jauhkan keluarga, anak dari perbuatan melanggar hukum, seperti narkotika dan kekerasan dalam rumah tangga. Hindari KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) dan narkoba.

Sebelumnya, Plt Kepala Bagian Hukum Setkab Nora Ramdhani mengatakan, lomba cerdas cermat Kadarkum merupakan kegiatan reguler yang digelar sekali dalam 4 tahun. Pemenang lomba, akan diikutsertakan dalam lomba cerdas cermat Gadarkum se-Kaltim di Samarinda pada Agustus 2015 mendatang. Para juara berhak mendapat hadiah menarik seperti tropi dan lainnya. Tim juri melibatkan unsur dari kepolisian, kejaksaan, bagian hukum setkab serta dari Kanwil Hukum dan HAM Kaltim. Tim juri memberi penilaian secara obyektif guna menjaring insan berkualitas mendapat tiket lomba berikutnya. Tiap regu terdiri dari 5 orang. Pada lomba tampil bergiliran 4 regu, yakni ulin, jati, keruing dan damar.

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

No comment for Hindari KDRT dan Nakoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.