Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Hutang Jamkesda Dibayar Separo, Sisanya Tunggu Anggaran Tahun Depan

Hutang Jamkesda Dibayar Separo, Sisanya Tunggu Anggaran Tahun Depan

(533 Views) Agustus 12, 2015 8:24 am | Published by | No comment

Sangatta. Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kutai Timur memastikan bahwa pada anggaran perubahan  tahun ini, pihaknya akan mengalokasikan anggaran untuk pembayaran hutang Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Dinas Kesehatan Kutim. Walaupun dipastikan aggaran tersebut tidak lantas membayar hutang Jamkesda tahun ini secara lunas. Demikian diungkapkan Kepala Bappeda Kutai Timur, Suprihanto.

Kepada awak media, dirinya mengatakan bahwa anggaran perubahan sebesar Rp500 miliar tahun ini sudah memiliki plot-plot alokasi pekerjaan. Sehingga otomatis tidak mampu secara keseluruhan memenuhi pembayaran Hutang Jamkesda Dinas Kesehatan Kutim terutama kepada Rumah Sakit Umum Daerah Kudungga, Sangatta. Namun dari Rp8 miliar hutang yang sudah ada, tim anggaran menyanggupi untuk membayarkan setengahnya, sementara sisanya kemungkinan besar baru akan dibayarkan melalui dana murni tahun depan.

Menurut Pri, selama ini tidak adanya koordinasi dan komunikasi dari Dinas Kesehatan Kutim kepada tim anggaran Pemda atau kepada Bappeda mengenai hutang tersebut. Karena seharusnya Dinkes jauh-jauh hari bisa mengasumsikan atau memperkirakan besaran hutang yang akan terjadi terutama untuk Jamkesda, sehingga pihaknya bisa menyiapkan alokasi anggaran untuk hal tersebut.

(Voice)

Untuk diketahui, tahun ini ternyata Dinas Kesehatan Kutim memiliki hutang Jamkesda sebesar Rp8 miliar, baik kepada RSUD Kudungga Sangatta dan rumah sakit lainnya di luar Kutim. Dengan nilai hutang tersebut pada pertengahan tahun, maka  diasumsikan nilai ini akan membengkak dua kali lipat pada akhir tahun nanti. Sementara menurut Kadis Kesehatan Kutim dr Aisyah, hutang tersebut tidak dapat dibayarkan karena Dinkes terus diberikan anggaran yang minim yakni 2,7 persen dari APBD Kutim 2015 yang nilainya lebih dari Rp3 Triliun. Padahan seharusnya pemerintah memprioritaskan anggaran kesehatan minimal 10 persen dari nilai APBD yang ada.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments