Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Inilah Filosofi Monumen Bahari Kutai Timur

Inilah Filosofi Monumen Bahari Kutai Timur

(3344 Views) April 7, 2017 12:51 pm | Published by | No comment

Sangatta – Komandan Lanal Sangatta Letkol Laut (P) Mulyan Buadiarta, menjelaskan Patung dibentuk dalam figur manusia bahari (pelaut) berdiri gagah dengan sebuah jangkar kapal. Makna filosofinya ialah mengobarkan semangat dan jiwa kelautan (bahari) dalam diri setiap insan pelaut Indonesia pada umumnya dan pelaut Kutai Timur pada khususnya.

Jangkar adalah peralatan dikapal yang berfungsi untuk membuat Kapal tidak berpindah tempat saat badai dan ombak besar sekalipun. Jadi mengangkat jangkar disini menggambarkan agar kita tetap semangat dan pantang mundur  dalam situasi dan kondisi apapun yang menerpa kita dalam memperjuangkan, membela dan mempertahankan negeri tercinta di wilayah laut Kutai Timur.

Delapan penjuru mata angin, merupakan pedoman yang penting (kompas) bagi seorang pelaut. Selain sebagai pedoman penjuru mata angin berwarna putih yang berada dipijakan patung bahari, melambangkan bahwa pelaut Kutai Timur berdiri atas kebaikan dan siap membela serta menjaga NKRI disegala penjuru.

Sepuluh pilar yang mengelilingi patung mempresentasikan 10 pilar demokrasi pancasila, yang berisi sebagai berikut :

  1. Demokrasi berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Demokrasi dengan Kecerdasan
  3. Demokrasi yang Berkedaulatan Rakyat
  4. Demokrasi dengan Rule Of Low
  5. Demokrasi dengan Pembagian Kekuasaan
  6. Demokrasi dengan HAM
  7. Demokrasi dengan Pengadilan Yang Merdeka
  8. Demokrasi dengan Otonomi Daerah
  9. Demokrasi dengan Kemakmuran
  10. Demokrasi yang Berkeadilan Sosial

 

Penjelasan di atas menunjukan pada kita bahwa makna, sepuluh pilar di Monument Bahari, bahwa selain Pelaut Kutai Timur berasal dari rakyat dan mengabdi pada rakyat. Pelaut Kutai Timur juga menjaga dan berpedoman pada 10 pilar demokrasi Pancasila serta mendukung kebijakan pemerintah dalam hal ini adalah negara Indonesia yang menganut sistem Demokrasi Pancasila.

 

 

 

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments