Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Irdam VI Mulawarman Tutup TMMD Ke-98 Tahun 2017

Irdam VI Mulawarman Tutup TMMD Ke-98 Tahun 2017

(824 Views) Mei 4, 2017 6:14 pm | Published by | 2 Comments

Irdam VI Mulawarman, Kolonel Infanteri Dwi Wahyu Winaryo, saat Penyerahan Bantuan Sarana dan Prasarana Olahraga Kepada Masyarakat, dalam rangkaian acara Penutupan TMMD Ke-98  di Lapangan Desa Mandu PS Kec.Sangkulirang

Sangatta – Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-98 Tahun Anggaran 2017, Kamis (4/5/17) di Lapangan Desa Mandu Pantai Sejahtera. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Komandan Upacara, Kasdim 0906/Tenggarong Mayor Inf .Albert Inkiriwang, dan Inspektur Upacara, Irdam VI Mulawarman, Kolonel Infanteri Dwi Wahyu Winaryo.

Dalam Sambutan Kepala Staf Angakatan Darat, Jendral Mulyono yang dibacakan Irdam VI Mulawarman, Kolonel Infanteri Dwi Wahyu Winaryo, mengatakan selama 1 bulan, mulai tanggal 5 April 2017, prajurit TNI, Anggota Polri, Pemerintah Daerah, dan segenap komponen masyarakat, telah bekerja keras dengan penuh kebersamaan,dilandasi semangat kemanunggalan untuk menyelesaikan program TMMD ke-98 tahun anggaran 2017.

Untuk itu, Kasad Jendral Mulyono menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Kaltim, para Bupati/Walikota, Kantor Kementrian terkait, dan semua pihak dan komponen masyarakat yang telah bahu-membahu dan saling mendukung, sehingga kegiataan TMMD ke-98 TA 2017 dapat terselenggara sesuai dengan rencana dengan aman dan lancar.

Seperti diketahui, bahwa Program TMMD dimulai sejak tahun 1980an, dengan sebutan ABRI masuk Desa (AMD). Setelah melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan, program TMMD terus diselenggarakan secara intensif dengan lingkup kerja yang semakin luas dengan kementerian-kementrian terkait. Hal ini dilakukan agar Program TMMD semakin memberikan manfaat kepada masyarakat lebih tepat.

Mulai tahun 2017 ini, Program TMMD yang semula diselenggarakan 2 kali dalam setahun, ditambah mendai 3 kali setahun. Hal ini dilakukan, selain sebagai bentuk sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan diwilayah-wilayah yang sulit terjangkau, juga sebagai salah satu upaya untuk melestarikan budaya luhur bangsa Indonesia yang menjadi makna inti dari Pancasila yaitu gotong royong. Melalui pelestarian budaya gotong royong dan kemanunggalan dalam program TMMD ini, diharapkan kita dapat saling membentengi diri dari potensi disintegritas yang dipicu oelh sentimen perbedaan dan sikap intoleransi.

Pada TMM tahun 2017 ini, secara nasional kita telah menyelesaikan sebanyak 357 sasaran fisik yang berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang tersebar diberbagai wialyah Kodam di seluruh Indonesia, antara lain pembangunan jalan baru, pembuatan jalan makadam, rabat jalan, rehabiltasi jalan, peningkatan jalan, betonisasi jalan, penimbunan, pelebaran dan pengerasan jalan.

Disamping itu, juga telah dilaksanakan pembangunan Infrastruktur lainnya, yang meliputi pembuatan  jembatan, pembuatan tanggul, pemasangan gorong-gorong, pembangunan gapura, pembuatan poskamling, pembuatan sarana olahraga, renovasi rumah ibadah dan rumah tidak layak huni, pembangunan sekolah, pembangunan sarana sanitasi dan pusat-pusat kegiatan masyrakat.

Selain sasaran fisik, TMMD juga menyelenggarakan program-program Non Fisik berupa penyuluhan kepada kepada masyarakat tentang bela negara dan ketahanan nasional. Ditengah dinamika kehidupan, sosial masyarakat yang diwarnai berbagai permasalahan sangat kompleks seperti sekarang ini, kegiatan non fisik sangat dibutuhkan untuk membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat masyarakat.

Hal tersebut merupakan sebuah kebutuhan untuk menangkal berbagai ancaman disintegritas Bangsa, yang dilancarkan melalui Proxy War, yaitu berupa maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, ancaman terorisme, aksi kriminallitas, kebangkitan komunisme gaya baru serta perang informasi yang melanda hampir ke seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, TMMD dipandang sebagai salah satu upaya Pemerintah melalui TNI AD untuk membangun dan memperkuat ketahanan  masyarakat  sebagai potensi kekuatan wilayah yang sangat diperlukan dalam membangun ketahanan nasional untuk menjaga tetap tegaknya Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments