Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Iri Perkembangan Polder, Pedagang Di STQ Merasa Diabaikan

Iri Perkembangan Polder, Pedagang Di STQ Merasa Diabaikan

(247 Views) Januari 21, 2020 2:32 pm | Published by | No comment

Sangatta – Kurang lebih 120 pedagang yang menghuni Taman Bersemi (Eks Lapangan STQ) keluhkan menurunnya omset penjualan mereka.  Hal tersebut berimbas dari Polder Ilham maulana Sangatta yang saat ini lebih banyak diminati pengunjung dibandingkan STQ yang semakin hari sepi pengunjung.

Hal ini disampaikan langsung oleh pedagang saat berdialog dengan Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Setkab) Kutim Suroto, mewakili Bupati Kutai Timur. Diuraikan Suroto, pedagang yang ada di STQ merasa iri terhadap pengembangan Polder saat ini yang lebih banyak dikunjungi  ketimbang STQ yang berimbas menurunnya omzet penjualan mereka, imbas dari perkembangan Polder yang saat ini mendapatkan perhatian lebih. Tak hanya itu, mereka merasa dibedakan antara pedagang di Polder dengan yang ada di STQ. Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Setkab) Kutim Suroto, Di kantor Bupati Kutim, (20/1/20)

Untuk itu, untuk dapat menarik simpatik warga pengunjung, para pedagang yang ada melalui Bumdes dan UKM mengajukan sejumlah penunjang fasilitas antara lain penambahan daya listrik, pemasangan wifi hingga penambahan toilet . sementara untuk jangka panjang, pemerintah melalui Camat, Bapemas hingga Perkim diminta untuk menata ulang design bangunan yang ada, mulai dari parkiran hingga lapak pedagang sehingga tertata rapi.

Tanggapi permintaan tersebut, Seskab Irawansyah menunjuk langsung SKPD terkait  mulai dari BPKAD, Kominfo dan Umpro

Dikatakan Irawansyah, ini hanya untuk fasilitas jangka pendek yang bisa dipenuhi saat ini,  sementara untuk jangka panjang seperti penataan ulang bangunan akan menunggu perencanaan berikutnya.

Voice – Normaida

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments