Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Ismu dan Ordi Resmi Berhenti dari PNS

Ismu dan Ordi Resmi Berhenti dari PNS

(460 Views) Oktober 15, 2015 8:21 am | Published by | No comment

Sangatta. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kutai Timur akhirnya merilis pemberhentian status Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Timur Ismunandar serta Ordiansyah Tarlan. Keduanya mengundurkan diri dari PNS Kutim setelah resmi mengikuti ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilakda) Kutim 2015.

Kepala Bagian Pembinaan dan Pensiun BKD Kutim Misliansyah yang ditemui, mengatakan terhitung 1 September 2015 lalu, Ismunandar resmi berhenti dari status PNS Kutim. Sementara Ordiansyah, terhitung akhir Agustus kemarin juga diberhentikan secara hormat dari status PNSnya.

Lanjut Misli, untuk Ismunandar karena pensiun atas permintaan sendiri (APS) dan juga sudah masuk dalam umur pensiun yakni 50 tahun dan memiliki masa kerja diatas 20 tahun maka yang bersangkutan mendapat pensiun dini. Ismu mendapatkan hak pensiun berupa tunjangan hari tua, Taspen dan Bapertarum. Namun yang bersangkutan tidak mendapatkan kenaikan pangkat kehormatan.

Sedangkan Ordiansyah, Misli menambahkan, yang bersangkutan hanya mendapatkan Taspen dan Bapertarum. Hal ini karena Ordi belum masuk umur pensiun atau masih berumur 49 tahun.

(voice)

Lebih jauh Misliansyah mengatakan, panjangnya proses pemberhentian keduanya karena untuk Ordiansyah, surat pemberhentiannya ditandatangani langsung oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Sementara untuk Ismunandar karena merupakan pejabat Esselon II, surat pemberhentiannya ditandatangani langsung oleh Presiden RI melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Untuk diketahui, sesuai peraturan KPU, bagi pasangan calon (Paslon) peserta Pilkada yang berasal dari PNS maupun Anggota DPR, wajib menyerahkan surat resmi keterangan pemberhentian dari Status PNS dan anggota dewan, paling lambat pada tanggal 23 Oktober 2015. Sehingga dengan keluarnya surat pemberhentian PNS untuk Ismunandar serta Ordiansyah Tarlan, maka keduanya aman melenggang pada Pilkada Kutim 2015. Sementara untuk Alfian Aswad dan Kasmidi Bulang yang merupakan anggota DPRD Kutim, hingga kini masih belum ada kabarnya.

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

Leave a Reply

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Notify of