Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Ismunandar : PAD Harus Berkah

Ismunandar : PAD Harus Berkah

(528 Views) Oktober 5, 2016 5:25 pm | Published by | No comment

Sangatta. Bupati Kutai Timur Ismunandar, menganggap kondisi defisit keuangan yang dialami Kabupaten Kutai Timur tahun ini, merupakan sebuah ujian yang harus dihadapi dan dijalani sebagai sebuah pembelajaran, agar ke depannya Kutim mampu bangkit dan lebih mandiri lagi. Kutim diharapkan mampu mengolah segala potensi pendapatan yang bisa menjadi pemasukan bagi daerah.

Namun ujar Ismu, walaupun pemerintah Kutim didorong untuk mampu mengelola segala potensi  daerah yang ada saat ini untuk bisa menjadi pendapatan asli daerah (PAD) Kutai Timur, dirinya tetap berkomitmen untuk tidak membuka peluang memberikan perizinan kepada usaha-usaha yang berpotensi prostitusi, judi dan alkohol di Kutim. Seperti, memberikan perizinan tempat hiburan malam (THM), pelacuran, pusat perjudian serta memberikan izin berdagang bagi penjual minuman beralkohol (Minol).

Dikatakan, memang jika melihat beberapa negara tetangga yang memberikan izin khusus di daerah mereka untuk kegiatan prostitusi dan judi, namun dirinya mengaku tidak tergiur atau berminat untuk mencontoh dan diterapkan di Kutai Timur. Hal ini karena dirinya lebih memikirkan faktor keberkahan dari hasil usaha yang didapatkan dan masuk ke kas daerah. Bahkan uang tersebut tentu nantinya akan dipergunakan untuk pembangunan daerah Kutai Timur. Sehingga dirinya berkomitmen tidak akan membangun Kutai Timur dari uang-uang yang tidak berkah. Walaupun diakui jika masyarakat Kutai Timur masih memerlukan tempat hiburan, namun tentu usaha hiburan tersebut merupakan tempat hiburan bagi keluarga. Seperti, usaha karaoke keluarga yang ada di kota Samarinda dan lainnya, yang memang tidak menjual minuman beralkohol dan tidak ada unsur prostitusinya. Sehingga murni khusus tempat karaoke keluarga.

(Voice : Bupati – PAD Harus Berkah)

Lebih jauh Bupati Ismunandar mengatakan, memang hingga saat ini ada beberapa pemilik usaha tempat hiburan malam (THM) dan agen-agen penjualan minuman beralkohol (Minol) yang mengajukan izin usaha di Kutim, namun hingga kini dirinya belum satupun membubuhkan tanda tangan untuk mengizinkan usaha tersebut beroperasi di Kutim. Sementara bagi THM yang saat ini sudah beroperasi di Kutim, kini dalam tahap evaluasi dan jika izinnya mati maka dipastikan tidak akan diperpanjang lagi.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments