Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » JADI TUAN RUMAH TPA SE KALTIM MPA SETAPAK STIPER MENGANGKAT ISU TENTANG PELESTARIAN KAWASAN KARST

JADI TUAN RUMAH TPA SE KALTIM MPA SETAPAK STIPER MENGANGKAT ISU TENTANG PELESTARIAN KAWASAN KARST

(4176 Views) Januari 5, 2016 8:12 am | Published by | No comment
doa bersama sebelum berangkat dari kampus STIPER

doa bersama sebelum berangkat dari kampus STIPER

SANGATTA- Mahasiswa Pencinta Alam MPA SETAPAK STIPER Kutai Timur baru saja melaksanakan kegiatan Temu Pencinta Alam (TPA) ke 14 Se Kalimantan Timur yang berlokasi di Kecamatan Karangan Kabupaten Kutai Timur. pembukaan kegiatan dilaksanakan di kantor desa karangan Hilir yang disambut hangat oleh perangkat desa, lembaga adat dan masyarakat setempat. Temu Pencinta Alam Se Kaltim ini diadakan setahun sekali dan kali ini MPA SETAPAK yang menjadi tuan rumah yang dihadiri 14 organisasi dari seluruh wilayah kalimantan Timur dengan 54 peserta dan sejumlah masyarakat yang ikut berperan didalamnya. kegiatan ini sudah direncanakan sekitar tahun 2013 yang lalu diawali dari survei dan pendataan tentang kebudayaan masyarakat yang berada di kawasan Karst. ketertarikan terhadap Kecamatan Karangan inilah yang diangkat di TPA ke 14 Se Kaltim ini.

Para mahasiswa yang berasal dari STIPER ini mengangkat tema ” Aktualisasi Gerakan Pencinta Alam Terhadap Lingkungan dan Masyarakat” tema tersebut berkaitan dengan isu yang juga diangkat dalam kegiatan ini yaitu ” Pelestarian Kawasan Kars beserta Sistemnya”. dimana Karst Sangkulirang Mangkaliat yang diusulkan sebagai Worl Heritage ( Warisan Dunia) adalah salah satu langkah yang ditempuh untuk mempertahankan kawasan tersebut. namun usulan tersebut sebenarnya belum cukup untuk melindungi kawasan tersebut. perlu kesadaran dan keterlibatan aktif semua pihak baik akademisi, masyarakat dan seluruh stake holder bahwa karst benar- benar harus dijaga dan yang paling inti disini adalah masyarakat yang berada di kawasan karst. “demikian diungkapkan Rahadyan Harry Karna Mahardhika sebagai salah satu pendiri MPA SETAPAK”. lebih lanjut dikatakan, moment TPA ini sebagai media untuk memperkenalkan dan mengajak seluruh kawan- kawan pencinta alam Se Kaltim untuk turun langsung dan melihat seperti apa kawasan karst yang di tunjuk sebagai kawasan warisan dunia.

Sementara itu ketua panitia Cyntia  Dewi mengatakan, kekuatan kegiatan ini berada pada keterlibatan masyarakat lokal dimana mereka kami libatkan secara aktif untuk memperkenalkan daerahnya sendiri dan kami panitia hanya sebagai fasilitator memperkenalkan tamu dari TPA kepada masyarakat agar mereka sendiri yang memperkenalkan daerahnya. kami beranggapan bahwa pelestarian karst dapat  terjaga keterlibatan aktif masyarakatnya. (EST)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments