Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Jadikan Alquran Benteng Penjaga Diri Untuk lahirkan Generasi Qurani

Jadikan Alquran Benteng Penjaga Diri Untuk lahirkan Generasi Qurani

(4650 Views) April 29, 2015 11:28 am | Published by | 208 Comments

SANGATTA. Proses pendidikan yang berbasis agama adalah hal yang sangat penting dalam peradaban saat ini. Khusus untuk sekolah Islam, pendidikan yang utama adalah ilmu yang didasari ajaran kitab suci Alquran.
“Maka jadikanlah Alquran sebagai benteng penjaga diri dan keluarga. Untuk menjadikan generasi bangsa ini sebagai generesi yang Qurani. Sehingga moralitas umat dapat terlindungi oleh Alquran karena selalu dan senantiasa dibaca,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada kegiatan Imtihan dan Khatmil Quran di SMP Islam Terpadu Darussalam, Sangatta belum lama ini.
Menurut dia, pengamalan Alquran disetiap sekolah Islam merpakan modal dasar yang sangat luar biasa. Utamanya terkait petunjuk bagi umat menjalani kehidupan didunia dan di akhirat kelak. Karena, sambung Ardiansyah, Allah SWT telah banyak mencontohkan kaum yang ditinggikan derajatnya karena membaca Alquran dan juga manusia yang elah dihinakan karena menyianyiakan kitab suci penyempurna ini.
Selanjutnya terkait proses Imtihan dan Khatmil Quran, Plt Bupati berpendapat bahwa hal ini merupakan salah satu implementasi positif yang dilakukan pihak sekolah. Dengan tujuan membentuk generasi Qurani yang berprestasi optimal dan berwawasan lingkungan. Sekolah agama secara umum juga dapat mengurangi kekhawatiran para orang tua kepada anaknya, terutama terkait bahaya penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas. Karena moral dan akhlak siswa terus mendapat bimbingan yang baik sesuai dengan ajaran agama.
“Mendidik anak bukan saja sepenuhnya tanggung jawab orang tua, mendidik anak perlu adanya kolaborasi antara guru, orang tua, wali murid dan sesama orang tua wali murid. Istilahnya saling ‘menitipkan anak’ dan saling mengigatkan,” tambah Ardiansyah waktu itu.
Sebelumnya dilaporkan oleh Khoiruddin dari pihak sekolah, bahwa pada ujian sebelum diadakan Imtihan dan Khatmil, ada empat soal yang diajukan kepada siswa. Soal-soal tersebut diantaranya Tartil, Tajwid, Gharib dan Hafalan.
Kegiatan dimaksud menurut dia merupakan salah satu visi sekolah untuk membuat siswa senantiasa dan selalu berinteraksi dengan Alquran. Kedepan diharapkan murid tidak hanya bisa tartil dalam membaca Alquran dan menghapalnya, tetapi juga bisa mengaplikasikan nilai yang terkandung didalam kehidupan sehari-hari.
“Tahun pertama dan kedua kami (pihak sekolah) belum bisa mengadakan Imtihan dan Khatmil. Tapi untuk tahun ketiga SMPIT Darussalam sudah bisa mengadakan Imtihan dan Khatmil yang pertama. Diikuti siswa kelas 9 sebanyak 38 orang dan dari kelas 8 berjumlah 14 anak. Jumlah keseluruhan siswa mencapai 48 orang,” jelasnya.
khatmil quran (1)Dipenghujung acara peserta terbaik Imtihan dan Khatmil Quran I, II dan III mendafat apresiasi dari organisasi Ummi Foundacion, sekolah dan Plt Bupati Ardianyah Sulaiman. Kegiatan ini juga dihadiri Anggota DPR RI Ny Hj Nor Baiti Isran, Kepala UPT Pendidikan Sangatta Utara, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pendididkan serta seluruh orang tua Siswa. (hms)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

208 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments