Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kapolres Kutim : Tak Perlu Anarkis, Permasalahan Perdata Selesaikan Secara Perdata dan Mediasi

Kapolres Kutim : Tak Perlu Anarkis, Permasalahan Perdata Selesaikan Secara Perdata dan Mediasi

(420 Views) September 27, 2015 3:12 pm | Published by | No comment

Sangatta. Sebagai penegak hukum dan penjaga keterbiban dan keamanan masyarakat, jajaran Polres Kutai Timur tetap berupaya mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat terutama dalam penanganan permasalah sengketa lahan yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat Kutai Timur.

Menurut Kapolres Kutai Timur AKBP Anang Triwidiandoko, permasalahan sengketa lahan baik antar sesama warga ataupun antar warga dengan pihak perusahaan, pangkal utamanya adalah masalah perizinan dan lebih kepada permasalahn perdata. Permasalahan ini sebenarnya dapat dengan mudah diselesaikan oleh kedua belah pihak yang bersengketa dengan melakukan uji materi keabsahan bukti kepemilikan lahan atau tanah melalui sidang perdata di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Selama permasalahan perdata ini dapat dikelola dengan baik dan tidak ada unsur pidana seperti terjadinya perampasan ataukah tindak kekerasan, maka dipastikan tidak ada pihak yang akan berurusan dengan aparat kepolisian.

Lanjut Anang, melalui tim mediasi yang dibentuk sejak dirinya menjabat sebagai Kapolres Kutim pada April 2015, tim mediasi yang berada dibawah koordinasi Kabag Ops Polres Kutai Timur ini sudah menangi mediasi 33 kasus kasus perdata, baik antar warga maupun sengketa lahan warga dengan pihak perusahaan. Dari 33 kasus ini, delapan kasus telah terselesaikan dengan damai dan sisanya hingga masih berjalan, baik dalam proses mediasi maupun di tingkat PTUN. Bahkan kepolisian Kutim sudah berupaya menjembatani setiap penyelesaian permasalahan dengan pihak pemerintah sebagai sumber keluaran produk perizinan lahan.

(voice)

Lebih jauh Kapolres Anang berharap, setiap sengketa lahan yang terjadi hendaklah diselesaikan secara perdata di PTUN. Bahkan jika masyarakat merasa kepemilikannya benar dan sah maka tidak perlu khawatir karena kepolisian akan berupaya mengawal agar tidak ada intimidasi dalam proses mediasi maupun penyelesaian perdata di pengadilan.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments