Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Karateka Putra dan Putri Inkai nampak bersemangat menunjukkan kemampuan mereka dihadapan Senpai, dalam rangka ujian kenaikkan tingkat.

Karateka Putra dan Putri Inkai nampak bersemangat menunjukkan kemampuan mereka dihadapan Senpai, dalam rangka ujian kenaikkan tingkat.

(652 Views) April 19, 2015 1:47 pm | Published by | No comment

SANGATTA.Puluhan karateka putra dan putri yang tergabung dalam Institut Karate-DO Indonesia (Inkai) Kabupaten Kutai Timur mengikuti ujian kenaikkan tingkat sabuk, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh pengurus Inkai Kutim, dalam rangka memantapkan kemampuan anak-anak didik. Dalam setiap tahunnya pihak Inkai Kutim melakukan kegiatan ini sebanyak dua kali dalam satu tahun, dan rata-rata peserta bisa mencapai ratusan orang.

Sebagai salah-satu cabang olahraga bela diri, pihak TNI juga terlibat aktif dalam menggerakkan dan mengkaryakan Inkai pada seluruh elemen masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan adanya prajurit-prajurit TNI yang menjadi Senpai dan bahkan Makodim 0909/Sangatta dijadikan tempat latihan. Tentu hal ini tidak terlepas dari semangat bela negara dan cinta Republik Indonesia, seperti yang diungkapkan oleh Dandim 0909/SGT Letkol Inf Ibnu Hudaya. “Untuk mendukung dan menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat, pihak TNI melakukan berbagai tindakan persuasif yang diantaranya adalah membina pemuda-pemudi dalam suatu bidang. Untuk di Kutim, Inkai merupakan seni bela diri yang kita bina secara masif. Tujuannya jelas, yakni untuk mendukung secara penuh pembangunan mental pemuda-pemudi di Kutim dan menjauhkan mereka dari hal-hal negatif,” ungkap Dandim.

Letkol Inf Ibnu Hudaya yang didampingi Ketua Inkai Kutim yakni Senpai Ansar menjelaskan jika Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) bukan hanya menjadi tempat untuk berolah raga dan mengejar prestasi semata. Akan tetapi menjadi tempat untuk membangun karakter anak bangsa, untuk lebih menghormati dan menghargai manusia lainnya. Prajurit sebagai garda utama pertahanan bangsa, tidak semata-mata wajib berperang mempertahankan kedaulatan bangsa. Tugas TNI adalah wajib merangkul seluruh elemen masyarakat untuk mencintai dan rela bekorban demi bangsa dan negara.

“Kita bisa melihat bagaimana kejayaan dan kemajuan suatu bangsa dan negara dibentuk, yang tidak hanya diperlukan kecerdasan dan kreatifitas semata. Akan tetapi harus ditunjang oleh fisik dan mental yang sehat serta kuat. Untuk itulah, maka kita menggerakkan prajurit-prajurit TNI AD untuk melatih pemuda-pemudi agar mampu menjadikan karate sebagai sarana melatih tubuh dan mental. Sehingga kedepan selain menjadi pemuda harapan bangsa, juga mampu menjadikan mereka sebagai manusia yang selalu menghormati hak-hak manusia lainnya. Ini adalah bagian dari pengabdian TNI pada masyarakat, terutama untuk generasi muda,” ungkap Dandim 0909/Sangatta.

Kegiatan ini melibatkan langsung pengurus Pengprov Inkai Kaltim yakni Sensai Soekardi Koen DAN IV, serta beberapa Senpai lain seperti Senpai Wahyu DAN I, Senpai Denis DAN I, Senpai Ikhsan DAN I. Pemusatan kenaikkan tingkat atau sabuk dilakukan di Gedung Balai Pertemuan (BPU) Kantor Camat Sangatta utara pada Minggu (22/3) beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan ini ada sekitar 80 karateka putra dan putri yang mengikuti kegiatan kenaikkan sabuk, mulai dari sabuk putih hingga sabuk coklat.

Lebih jauh Senpai Ansar menyebutkan jika pihaknya terus bersemangat dalam membina dan melatih pemuda-pemudi, yang rata-rata berada pada usia Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas. Dengan dukungan penuh Dandim 0909/Sangatta, tentu keberlangsungan olah raga bela diri dapat berjalan dengan baik dan lancar. Apalagi kegiatan ini merupakan salah-satu upaya penanganan untuk menjauhkan pemuda-pemudi dari bahaya penyebaran Narkoba di sekolah. “Dengan adanya kegiatan kenaikkan tingkat atau sabuk ini, kami berharap akan lahir nantinya atlet-atlet bela diri andalan dari Kutim. Yang mampu berprestasi dan berbicara banyak dalam ajang-ajang olah raga bergengsi, mulai dari Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) hingga ke Pekan Olah Raga Nasional (PON) di masa mendatang. Selain itu kepada pihak KONI Kutim, untuk dapat memperhatikan dan mendukung kemajuan atlet bela diri di Kutim,” ungkap Senpai Ansar.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments