Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kasus KDRT dan Pelecehan Terhadap Perempuan dan Anak Masih Warnai Hari Ibu 2015

Kasus KDRT dan Pelecehan Terhadap Perempuan dan Anak Masih Warnai Hari Ibu 2015

(2207 Views) Desember 22, 2015 9:47 am | Published by | No comment

Sangatta.  Masih tingginya temuan kasus kekerasan dalam rumah tangga serta pelecehan terhadap perempuan dan anak di Kutai Timur, masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian ekstra baik dari pemerintah Kutai Timur maupun lembaga terkait.

Dari data Badan Perlindungan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Kutai Timur, di tahun 2015 ini terjadi 47 kasus KDRT dan pelecehan terhadap perempuan dan anak. 36 kasus didominasi perkara pelecehan dan kekerasan terhadap anak, baik oleh orang tua maupun antar sesama anak. Dari 36 kasus ini, 26 kasus menjadikan anak sebagai korban dan 10 kasus menjadikan anak sebagai pelaku yang sudah ditangani pihak kepolisian dan anak sebagai “si pelaku” ini telah di diversi.

Menurut Kepala BP2KB Kutai Timur Aisyah HD didampingi Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Theresia Hendajani, kasus KDRT dan pelecehan serta kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kutai Timur masih sangat tinggi dan cukup memprihatinkan. Bahkan jika dibandingkan tahun dengan tahun 2014 lalu, angka ini naik 40 persen dari kasus yang telah terjadi sebelumnya.

(voice)

Lebih jauh dikatakan Aisyah, beberapa kasus ini telah ditangani BP2KB Kutim, termasuk kasus ayah tiri yang menghamili anak tirinya. Sang anak kini dititipkan dan dalam pengawasan di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Samarinda.

Sementara dalam rangka Hari Ibu 2015, Aisyah mengajak para kaum ibu khususnya di Kutai Timur untuk lebih mampu meningkatkan produktivitas, baik yang berprofesi sebagai PNS, Pekerja Swasta maupun ibu rumah tangga (IRT), namun tetap menomorsatukan  keluarga sebagai prioritas utama.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments