Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Kelangkaan BBM Menurut Pertamina Tidak Ada Pengurangan dalam Pendistribusian Ke Kutim

Kelangkaan BBM Menurut Pertamina Tidak Ada Pengurangan dalam Pendistribusian Ke Kutim

(49 Views) Oktober 31, 2019 3:32 pm | Published by | 4 Comments

Sangatta – Hampir satu minggu belakangan ini telah terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya solar dan premium di Kutai Timur. Bahkan sampai hari ini, masyarakat dibuat kesulitan dikarenakan ketersediaan BBM tersebut hingga di pengecer kompak mengalami kekosongan.

Menanggapi permasalahan itu, Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kutim Zaini mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat bersama dengan pihak terkait mengenai permasalahan ini salah satunya Pertamina. hasil pertemuan itu, bahwa sampai hari ini tidak ada pengurangan quota dari Pertamina , pihaknya masih menyalurkan quota sesuai kebutuhan di Kutim. Dikatakan Zaini,  saat ini kuncinya ada di SPBU dalam melayani para pengetap secara berlebihan. terlepas dari itu, Disperindag sudah mewanti-wanti jauh hari terkait kelangkaan ini. Namun, dengan kejadian ini, pihaknya tidak ingin mengeluarkan spekuasi apakah terjadi penimbunan atau ada penjualan bbm yang tidak wajar.

Sementara itu,  Gedion, Staff Sales Branch Samarinda, Mewakili Pertamina Wilayah Kaltim,   mengatakan, Penyaluran BBM khususnya solar dan premium dari Pertamina tidak ada pengurangan, bahkan untuk solar dilakukan penambahan hingga melebihi 10 persen untuk wilayah Kutim. sedangkan untuk quota premium di tahun 2019 pihaknya mengakui memang terjadi pengurangan. Tahun 2018,  37. 409 Kilo liter (KL) mengalami penurunan 175 Liter menjadi 37.231 Kilo Liter di tahun 2019. memang ada pemotongan quota dari Badan Pelaksana Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) 2019.

Ia menegaskan, jika ingin BBM tetap tersalurkan merata harus ada pembenahan di Tingkat akhir (SPBU).

Voice Mike Trigunawati

 

Print Friendly, PDF & Email

4 Komentar for Kelangkaan BBM Menurut Pertamina Tidak Ada Pengurangan dalam Pendistribusian Ke Kutim

  • Anonim berkata:

    Hampir satu minggu?? Sudah berbulan bulan bos,pejabat kutim terlalu banyak ngurusi acara unfaedah ya begini jadinya.5 spbu premium gk ada,solar datang malam pagi sudah ludes.klo sudah rame begini baru semua spbu tertulis “tersedia”.Cepat tanggaplah,kalian dipilih digaji rakyat bukan untuk joget joget sama artis tapi untuk kerja!

  • Anonim berkata:

    Orang wahau sdh biasa jadi korban permainan harga bbm..sembako… tidak ada pengawasan atau yg ngawasi lagi berak

  • Arjanik Al Mistany berkata:

    Mestiny pihak SPBU cepat tanggap pada saat antrian panjang maka semua yg ngetap nyedot di jual lagidi di stop dulu sampai antrian dan kemacetan terurai baru boleh ngantri ngetap lagi kasihan konsumen udah ngantri panjang orang mau lewat juga susah.

  • King berkata:

    Motor gendut thunder perlu dibatasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.