Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kemarau Panjang, Puluhan Hektar Sawah di Kecamatan Muara Ancalong Gagal Panen

Kemarau Panjang, Puluhan Hektar Sawah di Kecamatan Muara Ancalong Gagal Panen

(634 Views) Maret 22, 2016 9:08 am | Published by | 2 Comments

Sangatta. Imbas dari kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Kutai Timur dalam setahun terakhir, menyebabkan kekeringan yang hampir merata di seluruh Kecamatan di Kutim. Tidak terkecuali Kecamatan Muara Ancalong, musibah kekeringan yang melanda wilayah tersebut menyebabkan puluhan hektar sawah masyarakat gagal panen.

Camat Muara Ancalong Suria Atmaja, mengatakan akibat kemarau panjang yang terjadi di Kutim menyebabkan mengeringnya sumber-sumber air di Kecamatan Muara Ancalong. Padahal sumber air ini merupakan satu-satunya sumber pengairan bagi lahan sawah warga. Akibat kekeringan ini, dari lebih kurang 100 hektar ladang sawah masyarakat yang ada sekitar 30 hektar mengalami gagal panen karena bulir padi tidak berisi akibat kekurangan air.

Lanjut Suria, memang sebagian warga Kecamatan Muara Ancalong hidup dari bercocok tanam padi, baik padi sawah maupun padi gunung. Namun akibat kemarau panjang ini, banyak yang gagal akibat tidak adanya sumber air. Terlebih di wilayah Muara Ancalong tidak ada proyek pembuatan irigasi oleh pemerintah sehingga masyarakat hanya bergantung pada kondisi tadah hujan.

(Voice : Camat Ancalong Suria Atmaja – Gagal Panen Padi)

Lebih jauh dikatakan Camat Suria Atmaja, sebenarnya potensi pertanian di Kecamatan Muara Ancalong cukup tinggi. Namun karena kurangnya pemahaman warga terkait tehnik bercocok tanam padi sawah, menyebabkan sebagian besar warga masih terfokus pada bercocok tanam padi gunung. Sehingga dirinya berharap adanya campur tangan pemerintah melalui petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk memberikan informasi lebih dan pemahaman kepada warga agar mau beralih kepada sistem bercocok tanam padi sawah.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

2 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments