Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kemenag Tetapkan Kadar Zakat Fitrah

Kemenag Tetapkan Kadar Zakat Fitrah

(2677 Views) Juli 6, 2015 12:05 pm | Published by | No comment

SANGATTA – Berdasakan hasil rapat penentuan kadar zakat fitrah tahun 1436 hijriah atau 2015, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akhirnya merilis besaran kadar zakat fitrah yang harus dibayarkan oleh umat muslim dengan tiga tingkatan.
“Kadar zakat yang sudah disepakati untuk kategori zakat tertinggi dengan jenis beras terbaik adalah Rp 40.000, zakat menengah yakni Rp 34.000 dan terendah sebesar Rp 28.750”, kata Kepala Kantor Kemenag Kutim Fahmi Rasyad usai rapat yang digelar pada 30 Juni 2015 lalu.
Besaran kadar zakat tersebut merupakan konversi 2,5 kilogram beras. Selanjutnya dijelaskan, selain Kantor Kemenag Kutim kesepakatan lahir dari rapat yang juga melibatkan berbagai unsur seperti Majelis Ulama Indonesia(MUI) Kutim, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bagian Sosial, Ormas Islam Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU), Tokoh Masyarakat serta Badan Amil Zakat Nasional serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan (Baznas) Kutim di Masjid Agung, Komplek Islamic Center, Bukit Pelangi. Kesepakatan tersebut lantas dituangkan dalam sebuah surat edaran Kemenag Nomor.Kd.16.07/HM.01/0636/2015 perihal Surat Edaran dan Penentuan Kadar Zakat Fitrah.
Fahmi Rasyad mengungkapkan tiga tingkatan kadar zakat fitrah yang ditetapkan kepada umat muslim di Kutim itu dipengaruhi variasi harga beras yang dijual di pasaran. Disesuaikan dengan tingkat kemampuan masyarakat dan didasarkan atas laporan dan hasil survei perkembangan harga beras terakhir. Fahmi mengimbau masyarakat agar membayar zakat fitrah paling tidak sepekan menjelang lebaran.
Diharapkan Fahmi, apabila diserahkan sepekan sebelum lebaran akan memudahkan panitia pengumpul zakat saat pendistribusian bisa lebih lancar dan diharapkan tidak ada yang tertinggal dalam mendistribusian tersebut.
Fahmi menyarankan agar zakat dapat disalurkan melalui lembaga penerima zakat yang resmi. Seperti BAZ (badan amil zakat), LAZ (lembaga amil zakat), serta UPZ (unit pengumpul zakat) yang ada di lingkungan masing-masing.
Penetapan ini merupakan pedoman kaum muslimin dalam menyalurkan kewajibannya. Diharapkan dengan penetapan tersebut masyarakat khususnya umat muslim tidak lagi bingung dengan jumlah besaran kadar zakat fitrah. Selanjutnya masyarkaat dapat menyesuaikan dan memilih kadar yang sesuai dengan kemampuan masing-masing untuk dikeluarkan pada tahun ini.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments