Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kenakalan Anak dan Remaja Kutim Cukup Memprihatinkan, Silahkan masyarakat adukan ke P2TP2A

Kenakalan Anak dan Remaja Kutim Cukup Memprihatinkan, Silahkan masyarakat adukan ke P2TP2A

(623 Views) Juli 23, 2015 7:58 am | Published by | No comment

Sangatta. Tingginya kasus kenakalan anak dan remaja di Kabupaten Kutai Timur, menurut Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Kutai Timur, Aisyah HD cukup memprihatinkan. Bahkan hingga pertengahan tahun ini saja, pihaknya sudah menangani lebih kurang 24 kasus kenakalan anak dan remaja, yang semuanya melibatkan anak usia sekolah atau pelajar khusunya yang ada di wilayah Kecamatan Sangatta Selatan dan Sangatta Utara.

Dijelaskan Aisyah, melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)BP2KB Kutim yang bekerjasama dengan Unit PPA Polres Kutai Timur, hampir setiap hari ada saja aduan masyarakat mengenai kenakalan yang melibatkan anak dan remaja khususnya pelajar di Sangatta. Ada beberapa aduan yang dapat diselesaikan secara kekeluargaan, namun tak jarang juga akhirnya berujung di meja hijau.

Diakuinya, hingga saat ini P2TP2A tidak pernah mendapat aduan kasus kekerasan rumah tangga, baik dari masyarakat maupun dari lingkup Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Kutim. Namun pihaknya tetap membuka lebar pintu P2TP2A jika ada masyarakat atau PNS Kutim ingin melakukan laporan atau aduan jika mengetahui atau mengalami sendiri kasus kenakalan remaja atau KDRT.

(Voice)

Lebih jauh Aisyah mengatakan, saat ini pihaknya sangat kekurangan tenaga terutama pegawai pria terutama untuk menangani P2TP2A. Hal ini karena BP2KB identik dengan urusan kaum hawa sehingga tak banyak pegawai pria yang mau bergabung. Padahal tenaga ini sangat dibutuhkan terutama jika terjadi laporan kasus terutama pada malam hari atau yang ditangani adalah laki-laki.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments