Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » KEPALA BPS: SENSUS EKONOMI 2016, DIHARAPKAN MASYARAKAT PARA PELAKU USAHA MEMBERIKAN DATA AKURAT

KEPALA BPS: SENSUS EKONOMI 2016, DIHARAPKAN MASYARAKAT PARA PELAKU USAHA MEMBERIKAN DATA AKURAT

(510 Views) April 28, 2016 7:43 am | Published by | 1 Comment

SANGATTA- Sesuai amanat Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 1997  tentang Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) berkewajiban melaksanakan kegiatan Sensus Ekonomi (SE), pada setiap 10 tahun sekali di setiap tahun yang berakhiran angka enam. Presiden Joko Widodo sendiri sudah mencanangkan SE ini pada tanggal 26 April secara serentak dan nasional di Jakarta. Pada 1-31 Mei 2016, Badan Pusat Statistik (BPS) secara serentak akan melakukan sensus ekonomi. dari sensus ini dapat dipotret kondisi usaha masyarakat. Mulai pedagang dengan unit usaha kecil, hingga unit usaha skala besar. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Kutai Timur, Ahmad Yasid Wijaya usai melakukan talk show sosialisasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 (SE 2016) di Rpd Kutim pagi tadi. dikatakan, SE 2016 adalah kegiatan untuk mendata secara lengkap seluruh unit usaha/perusahaan yang berada dalam batas-batas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seluruh informasi yang dikumpulkan bermanfaat untuk mengetahui gambaran dan struktur ekonomi baik menurut wilayah, lapangan usaha, maupun skala usaha khususnya di Kabupaten Kutai Timur.

Tujuan tersebut dikatakan, untuk mendapatkan data dasar tentang dunia usaha secara keseluruhan termasuk skala- skala usaha, spesifikasi usaha, maupun ketenaga kerjaan yang terlibat dalam dunia usaha itu sendiri . mekanismenya dari SE ini, para petugas dilapangan sudah dibekali dengan peta wilayah pendataan. dari situlah mereka akan mulai dari rumah tangga segmen terkecil, melakukan wawancara apakah dirumah tangga tersebut ada usaha yang dilakukan. sedangkan yang akan didata dari setiap pelaku usaha ini adalah yang berkaitan dengan usaha yang dilakukan seperti nama usaha, alamat, tahun operasi, tenaga kerja yang terlibat didalamnya dan apakah usaha tersebut menggunakan internet atau  tidak serta usaha yang dilakukan tersebut apakah merupakan bagian usaha dari luar atau hanya mandiri termasuk didalamnya apakah usaha mereka mempunyai badan usaha atau tidak dan cara beroperasinya apakah dijalankan setiap bulan atau tahun atau ada hanya pada waktu- waktu tertentu saja, demikian diuraikan Ahmad”.

Untuk pelaksanaanya yang sudah didepan mata dikatakan, Sejumlah persiapan/ tahapan telah dilakukan diantaranya, tahapan dan perencanaan, sosialisasi hingga pelatihan. untuk sosialisasi sendiri sudah dilakukan dua kali bahkan dari tahun 2015 yang lalu dengan menghadirkan narasumber dari perbankan, asosiasi pengusaha dan pemerintah. sosialisasi lainnya berupa non formal seperti pemasangan baliho/ spanduk. sementara untuk pelatihan sendiri BPS sudah melakukan TC di empat kecamatan dari 18 kecamatan yang ada yaitu  Sangatta Utara, Muara Wahau, Muara Bengkal dan Sangkulirang dengan jumlah petugas sebanyak 368 orang yang tersebar di 18 kecamatan yang ada di Kutim dan yang lebih dominan adalah Sangatta Utara di karenakan potensi usahanya,” Ujar Ahmad”.

Selanjutnya dikatakan Ahmad, untuk penggunaan anggaran dalam pelaksanaan SE 2016 ini murni menggunakan anggaran yang bersumber dari dana APBN.

Sementara itu, Budi Kurniawan sebagai struktur lapangan menyampaikan bahwa besok akan dilakukan penelusuran wilayah kemudian tanggal satu akan dilaksanakan  kegiatan listing/ pendaftaran unit usaha/ perusahaan. Selama pelaksanaan SE ini berlangsung, Ahmad berharap agar masyarakat menerima dan memberikan data yang akurat kepada petugas apabila mendata warga,’ Harap Ahmad”.

Voice: Ahmad Kepala BPS SE2016

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments