Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kesbangpol Kutim Tingkatkan Pengawasan Ormas dan LSM di Kutai Timur

Kesbangpol Kutim Tingkatkan Pengawasan Ormas dan LSM di Kutai Timur

(4478 Views) Januari 17, 2016 2:50 pm | Published by | 248 Comments

Sangatta. Merebaknya pemberitaan di media massa terkait adanya beberapa organisasi masyarakat (Ormas) yang dianggap menyimpang dan berbahaya, seperti Ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), membuat pemerintah daerah lebih meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktifitas sejumlah ormas di daerah. Pemerintah daerah dituntut dapat melakukan deteksi dini untuk mencegah tumbuh dan berkembangnya ormas-ormas garis keras dan menyimpang. Demikian diungkapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Timur Abdul Kadir didampingi Kabid Idiologi, Wawasan Kebangsaan dan Kewaspadaan Syafranuddin.

Kepada awak media, dikatakan bahwa Pemerintah Kutim melalui Badan Kesbangpol tetap melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap sejumlah ormas-ormas yang ada di Kutai Timur. Ormas dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) rutin melakukan laporan kegiatan tiap tahunnya di Kesbangpol Kutim. Terkait gerakan Ormas Gafatar, dikatakan hingga saat ini belum terdeteksi keberadaannya di Kutai Timur. Walaupun beberapa tahun lalu, gerakan ini pernah terdeteksi di Berau dan Tarakan. Tetapi hingga saat ini dipastikan belum ada dan terdaftar di Kutim.

Ditambahkan Syafranuddin, saat ini ada ratusan Ormas dan LSM yang terdaftar di Kesbangpol Kutai Timur. Namun dari sekian banyak organisasi yang ada, hanya sedikit yang aktif dan memberikan laporan rutin di Badan Kesbangpol. Padahal jika mengacu pada aturan yang ada, jika sebuah Ormas atau LSM terbentuk, minimal 6 bulan setelah terbentuknya wajib untuk langung mendaftarkan diri dan melaporkan kegiatannya secara rutin ke Badan Kesbangpol Kutim. Akan tetapi Badan Kesbangpol Kutim tetap melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap Ormas-ormas dan LSM tersebut.

(voice)

Lebih jauh dikatakan, Badan Kesbangpol Kutim menghimbau kepada masyarakat untuk aktif berkoordinasi secara berjenjang kepada Ketua RT, Kepala Desa dan Camat untuk mencegah hadirnya kelompok-kelompok atau Ormas yang menyimpang, baik menyimpang dari norma agama maupun Pancasila. Terlebih Kutai Timur merupakan daerah perlintasan antar provinsi dan merupakan daerah berkembang yang menjadi salah satu pilihan orang untuk mencari kerja.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

248 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments