Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Ketua STIPER Sangatta Sambut Baik Wacana Pembangunan Universitas di Kutai Timur

Ketua STIPER Sangatta Sambut Baik Wacana Pembangunan Universitas di Kutai Timur

(2884 Views) Maret 24, 2015 8:51 am | Published by | 171 Comments
Sangatta. Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Sangatta Profesor  Juraemi menyambut baik wacana penggabungan beberapa sekolah tinggi swasta di Sangatta yakni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Sangatta, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusantara-Sangatta, dan termasuk STIPER sendiri, menjadi sebuah universitas.
Menurut Juraemi, penggabungan beberapa sekolah tinggi ini tentunya dimaksudkan untuk efektifitas dan afisiensi pengelolaan perguruan tinggi khususnya di Kutim, sehingga tidak terpecah-pecah seperti saat ini. Selain itu, dengan nantinya menjadi Universitas, jelas secara gengsi dan gred lebih tinggi daripada sekolah tinggi.
Lanjutnya, sebagai salah satu persyaratan dalam pembentukan sebuah universitas, minimal harus memiliki 3 fakultas. Dengan nantinya bergabung tiga sekolah tinggi ini, tentunya sudah memiliki 3 fakultas yakni fakultas pertanian yang dimiliki STIPER Sangatta, fakultas agama yang dimiliki STAIS Sangatta dan fakultas ekonomi yang dimiliki STIE Nusantara. Sedangkan fakultas lainnya tentunya akan dikembangkan secara bertahap selanjutnya.
(voice)
Lebih jauh  Juraemi menambahkan, karena masuk dalam ranah Direktorat Pedidikan Tinggi (DIKTI) tentunya usulan ini diperkirakan memakan waktu hingga 2 tahun kedepan. Terlebih penggabungan ini harus dibicarakan terlebih dahulu kepada masing-masing ketua dan pengurus yayasan dimana masing-masing sekolah tinggi ini kini bernaung. Selain itu, dengan adanya aturan yang baru, setiap daerah kini diizinkan untuk membuat universitas sendiri.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

171 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments