Menu Click to open Menus
Home » Kesehatan » Khawatir Efek Samping, Akibatkan Penurunan Masyarakat Enggan Makan Obat Penyakit Gajah (Filariasis)

Khawatir Efek Samping, Akibatkan Penurunan Masyarakat Enggan Makan Obat Penyakit Gajah (Filariasis)

(17 Views) September 2, 2019 6:01 pm | Published by | No comment

Sangatta – Menindaklanjuti Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 94 tahun 2014 tentang penanggulangan filariasis dan Surat Edaran (SE), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang percepatan penanggulangan penyakit menular terabaikan. mengharuskan pemerintah untuk melakukan pemberian obat massal pencegahan (POMP) dari kota hingga ke desa.

Ada 6 Kabupaten Kota di Kalimantan Timur (Kaltim) yang dianggap rawan dengan penyakit tersebut mendapatkan mandat dari pusat untuk melaksanakan POMP tersebut rutin selama 5 tahun, salah satunya Kabupaten Kutai Timur (Kutim).  Namun, memasuki tahun kelima pada tahun 2017 di Kutim terjadi penurunan masyarakat  tidak mengkonsumsi obat filariasis atau biasa disebut kaki gajah itu karena masyarakat khawatir efek samping yang diakibatkan. rata- rata hanya 83 %  pada 2017 dan 72 % pada tahun 2018 yang konsumsi obat filariasis, tidak mencapai target 85 %.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Muhammad Yusuf mengatakan, banyak yang takut makan obat karena takut terjadi sesuatu. Namun, menurut hasl penelitian dari Kemenkes, efek yang ditimbulkan hanya ngantuk oleh karena itu disarankan apabila selesai mengkonsumsi obat tersebut agar tidak langsung membawa kendaraan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, camat, Kades hingga desa diminta dapat mengkoordinir agar setiap RT membentuk POS pemberian obat massal filariasis agar semua warganya bisa mengkonsumsinya.

Menanggapi hal tersebut, wakil bupati Kutim Kasmidi Bulang, juga meminta Camat hingga Desa segera bentuk tim disetiap RT, untuk pemberian obat massal yang akan di dampingi dinkes. Ia berharap apa yang sudah dilakukan 4 tahun kemarin tidak sia- sia dan Kutim bebas dari filariasis.

Seperti diketahui, Kutim termasuk daerah yang rawan penyakit gajah. Adapun target yang dicapai adalah 85 % masyarakat konsumsi obat massal filariasis hingga tahun 2019 nanti.

 

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in: ,

No comment for Khawatir Efek Samping, Akibatkan Penurunan Masyarakat Enggan Makan Obat Penyakit Gajah (Filariasis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.