Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » KNPI Kutim, Bina Pelajar Berorganisasi Yang Jelas

KNPI Kutim, Bina Pelajar Berorganisasi Yang Jelas

(442 Views) Agustus 13, 2016 11:22 am | Published by | No comment

Sangatta – Komite Nasiona Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Timur rutin melaksanakan kegiatan-kegiatan kepemudaan, untuk memberikan pembelajaran organisasi kepada kaum muda,  targetnya termasuk siswa/siwsi yang  masih duduk dibangku Sekolah. Kali ini dalam pelaksanaan kemah Ilmiah Pelajar tahun 2016, pihaknya bersama dengan Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kutim dengan targetnya adalah siswa/siswi kelas kelas III SMA/SMK.

Ketua KNPI Kutim, Nasrudin kepada awak media mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran keorganisasian, dimana didalamnya peserta dapat belajar beradaptasi dengan peserta yang berbeda asalnya, beradaptasi dengan karakter yang berbeda. Pembelajaran keorganisasian sangat penting untuk dipahami, karena tidak menutup kemungkinan pelajar-pelajar yang ada di Kutim suatu saat bisa menjadi pemimpin-pemimpin di Kutai Timur dan bahkan pemimpin Bangsa ini kedepannya.

Untuk itu, mereka harus mendapatkan pelatihan-pelatihan yang handal,  agar nantinya bisa menjadi pemuda-pemuda yang handal dan memiliki karakter. Terkait dengan temah yang diambil tahun ini “Upaya Membangun Kaum Muda Yang Berkarakter Pelajar”. Nasrudin menjelaskan karena mereka adalah pelajar-pelajar yang memiliki pendidikan yang jelas, disamping mereka memilliki pendidikan yang jela, mereka juga harus memiliki karakter organisasi yang jelas. Agar dapat beradaptasi dengan orang lain, sehingga suatu saat mereka menjadi pemimpin di Kutim atau  Bangsa, mereka tidak susah lagi untuk beradaptasi, jika dari sekarang dibekali dengan jiwa-jiwa keorganisasian yang cukup.

Voice Nasrudin

Untuk membentuk pemuda yang berkarakter tentunya tidak cukup dengan hanya mengikuti kemah selam tiga hari seperti yang dilaksanakan ini tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun Nasrudin menegaskan, jangan sampai kegiatan-kegiatan diluar Sekolah yang diikuti, mengganggu pendidikannya. Maka dari itu, pihaknya mengambil waktu diluar jam-jam belajar di Sekolah seperti hari-hari libur agar tidak mengganggu waktu belajar secara akademis. Sekali lagi Dia menegaskan semuanya harus seimbang (balance), sekolah berjalan dan organisasipun dapat berjalan dengan baik.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments