Menu Click to open Menus
Home » Kesehatan » Komunitas Penabulu-STPI, Berharap Tubercolosis di Kutai Timur Menurun, Himbau Masyarakat Menjaga Kebersihan dan Kesehatan.

Komunitas Penabulu-STPI, Berharap Tubercolosis di Kutai Timur Menurun, Himbau Masyarakat Menjaga Kebersihan dan Kesehatan.

(56 Views) Juni 29, 2022 3:26 pm | Published by | No comment

RPD KUTIM, SANGATTA- Komunitas Penabulu-STPI Sub Recipient TBC Implementing Unit Kutim dalam Talkshow Tema Invest to End TB, Save Lives bersama dr. Andi Fauziyar Octaviany sebagai narasumber dan Sirajudin Takeama Pengelola Komunitas Penabulu-STPI SR TBC Implementing Unit Kutim, di RPD Kutim (28/06/2022).

Komunitas Penabulu-STPI Kutim adalah komunitas bergerak khusus bidang TB. Pusat komunitas TB di Jakarta, tersebar di Indonesia salah satu di Provinsi Kaltim. Provinsi Kaltim ber pusat di Samarinda, terdapat 3 Kab/Kota Samarinda, Balikpapan dan Kutim. Di Kutim komunitas ini tergolong baru, berdiri tahun 2021 sampai 2023. Tujuan komunitas agar dapat membantu Dinkes serta puskesmas wilayah bawah untuk mengeliminasi TB. Puskesmasnya antara lain Puskesmas Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Lingga, Tepian Baru Bengalon, dan Sepaso. Dikoordinasikan, sepakati Dinkes Kutim beri wewenang interpensi kegiatan, tutur Sirajudin.

Voice : Sirajuddin .

dr. Andi Fauziyar mengatakan, TB penyakit menular dan berbahaya disebabkan kuman Mycobacterium Tuberculosis. Menyerang organ tubuh paru-paru, tulang, kelenjar dan kulit. Penularan TB melalui percikan dahak, batuk, bersin dihirup orang sekitar tanpa disadari, masuk ke saluran nafas dan kuman berkembang. Selain itu gejala TB seperti batuk berdahak darah, berat badan turun akibat kurang nafsu makan dan berkeringat dingin malam hari.

Di Kutim TB tersebar tiap kecamatan, Sangatta Utara termasuk kecamatan tinggi angka TB berdasarkan data terakhir Dinkes Kutim. Kecamatan lain terdampak TB Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Bengalon, Sangkulirang, Muara Wahau, Kongbeng, Muara Bengkal dan Muara Ancalong. Untuk memutus tali penularan TB dihimbau masyarakat Kutim harus menjaga kebersihan diri,  atur pola makan, rajin berolahraga. Harapannya semoga TB di Kutim dapat menurun dan tidak meningkat, ungkap dr Andi Fauziyar.

Voice : Dr. Andi Fauziyar ,

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
This post was written by Hediana
About

reporter

Tags: , , ,
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x