Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kondisi dan Gambaran Pembangunan Kutim, Dilaporkan Bupati Pada Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka HUT Ke 17 Kutim

Kondisi dan Gambaran Pembangunan Kutim, Dilaporkan Bupati Pada Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka HUT Ke 17 Kutim

(531 Views) Oktober 11, 2016 6:47 pm | Published by | No comment

img20161011113526Sangatta – Bupati Ismunandar laporkan kondisi dan gambaran pembangunan yang Memasuki tahun pertama pada periode ketiga tahapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kutai Timur  tahun 2006 – 2025, skenario Kutai Timur tumbuh telah memberikan arah atau garis beras agar perkembangan dan pertumbuhan daerah dapat terkendali sehingga seluruh bidang pembangunan dapat tumbuh secara harmonis, serasi, selaras, seimbang serta berkeadilan.

Dalam upaya terselenggara pembangunan secara berkelanjutan, dpiperlukan sebuah manajemen strategis. Pada periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Timur tahun2016 – 2021, berkomitmen untuk mulai merubah paradigma pembangunan.

Perubahan paradigma pembangunan Kabupaten kutai Timur tahun 2016-202, itu  meliputi, pertama masyarakat dijadikan sebagai subjek pembangunan bukan menjadi objek pembangunan. Kedua menjadikan sektor agrisbisnis dan agroindustri sebagai tumpuan pembangun. Tiga, desa membangun menjadi basis penguatan, dan pemberdayaan desa dengan pendekatan partisipatif dari seluruh masyarakat. Empat, mensinergikan antara stakeholder pembangunan baik dari akademisi, bisnis, masyarakat maupun pemerintah akan diupayakan bersinergi. kelima menjadikan kearifan lokal sebagai moda sosial yang berfungsi sebagai katalisator percepatan pembangunan.

Bedasarkan sudut pandang dan komitmen tersebut, maka telah ditetapkan visi pembangunan Kabuapten kutai Timur tahun 2016 – 2021 yakni terwujudnya kemandirian Kabupaten Kbupaten Kutai Timur, melalui pembangunan agrisnis dan agroindustri. Misi pembangunan ini diharapkan mampu menjadikan Kabupaten Kutai Timur mandiri, dengan menstransformasikan keunggulan komperatif, menjadi keunggulan   kompetitif, sebagai daya saing sektor agribisnis dan agroindustri, dengan memanfaatkan sumberdaya lokal, yang terbarukan serta melibatkan banyak pihak, yang dimulai dari desa. Pembangunan perdesaan diharapkan menjadi solusi, bagi perubahan sosial masyarakat, desa dan menjadikan desa sebagai basis perubahan.

Strategi dan arah kebijakan pada sisi anggaran bahwa penyaluran pada 2-5 miliar per desa, diharapkan agar desa-desa di Kabupaten Kutai Timur, cepat bertransformasi ke klaster desa yang lebih tinggi hinga akhir tahun 2021. Pemerintah akan berupaya sekuat tenaga agar status desa-desa tersebut berada pada predikat desa berkembang dan mandiri.

Disaat sedang mendesain formasi opresional  melalui gerakan desa membangun sampai menjelang tahun pertama pemerintahan kita dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi capaian pertmubuhan ekonomi hanya tumbuh pada 5, 2 persen year on year. Sehingga berdampak buruknya pada iklim investasi, baik di Provinsi Kalimantan Timur maupun pada level kabupaten serta berakibat pada penurunan APBD tahun anggaran 2017. Penurunan APBD tersebut, menyebakan ruang viskal pemerintah Kabupaten Kutai Timur menjadi lebih sempit, realisasi pendapatannya pada tahun 2016. Secara komulatif dari 3, 57 triliun menjadi 2,78 triliun, sementara itu pagu belanja tahun 2016 mengalami penurunan dari semula 3,96 triliun menjadi 2,78 triliun. Realisasi pendapatan tersebut, sangat dipengaruhi oleh porsi dana bagi hasil (DBH) dimana rendahnya hrga batubara internasional berpengaruh signifikan terhadap sub komponen DBH Kabupaten Kutai Timur.

Kebijakan pemotongan anggaran dari  Pemerintah Pusat sangat berdampak pada terbatasnya kinerja konsumsi  Pemerintah Daerah. Hal ini memaksa Pemerintah untuk melakukan berbagai upaya agar stabilitas keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur tetap terjaga ditengah kondisi ekonomi nasional yang sedang terkontraksi.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments