Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kutim Duduki Peringkat 2 Pengungkapan Kasus Narkoba se-Polda Kaltim

Kutim Duduki Peringkat 2 Pengungkapan Kasus Narkoba se-Polda Kaltim

(662 Views) September 21, 2016 6:06 pm | Published by | No comment

Sangatta. Keberhasilan Polres Kutim khususnya jajaran Satuan Narkoba dalam pengungkapan kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Kutai Timur, menempatkan Polres Kutim hingga minggu ke 36 tahun ini, menduduki posisi kedua setelah Polresta Samarinda dalam pengungkapan kasus narkoba di Polda Kaltim.  Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Pejabat Sementara (PS) Kasat Narkoba Iptu Abdul Rauf, mengatakan bahwa hingga minggu ke 36 atau pada awal bulan September tahun ini, Polres Kutim menempati posisi rangking kedua di jajaran Polda Kaltim dalam pengungkapan kasus narkoba, atau berada satu peringkat di bawah Polres Kota Samarinda. Di posisi kedua tersebut, total pengungkapan yang dilakukan Polres Kutim sebanyak 23 kasus. Sedangkan Polres Kota Samarinda berhasil dengan total pengungkapan 49 kasus.

Sementara, rangking ketiga ditempati Polres Tarakan dengan total pengungkapan 12 kasus narkoba. Ditambahkan Iptu Rauf, peringkat yang didapatkan ini tidak serta merta menunjukkan angka kerawanan dan tingginya peredaran narkoba di Kabupaten Kutai Timur. Hal tersebut hanya merupakan bentuk apresiasi dari keberhasilan anggota dalam melakukan pengungkapan kasus narkoba di masing-masing wilayah. Terlebih, memang Polda Kaltim menargetkan bagi setiap Polres di Kaltim untuk mampu mengungkap minimal 1 kasus setiap minggunya.

 (Voice : Iptu Rauf – Kutim Peringkat kedua se Polda Kaltim)

Lebih jauh dikatakan Iptu Rauf, Polres Kutim berkomitmen untuk terus berupaya maksimal dalam menekan dan mengungkap kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Hukum Kutai Timur, dengan melakukan sosialisasi bahaya dan pencegahan peredaran narkoba bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutim dan beberapa stake holder lainnya. Terlebih peredaran narkoba di Kutai Timur bersifat masif namun masih dalam skala yang kecil.

Selain itu, permasalahan anggaran operasional juga menjadi kendala dalam pengungkapan kasus. Tahun ini, anggaran yang disiapkan untuk operasional satuan kerja (Satker) Narkoba Polres Kutim dinilai cukup minim, dengan anggaran sebesar Rp 112 juta, dan itu pun sudah habis di bulan April lalu. Sementara dalam pengungkapan kasus narkoba memerlukan biaya yang tidak sedikit. Sehingga dirinya berharap Pemerintah Kutim tahun depan mampu mendukung anggaran operasional Satnarkoba Polres Kutim melalui dana hibah, minimal Rp 1 miliar.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments