Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Kutim Siaga Bencana, Timdu Penanggulangan Bencana Kebakaran dan Kekeringan Turunkan 107 Personil

Kutim Siaga Bencana, Timdu Penanggulangan Bencana Kebakaran dan Kekeringan Turunkan 107 Personil

(504 Views) September 29, 2015 2:08 pm | Published by | No comment

Sangatta. Pemkab Kutai Timur menegaskan saat ini Kutai Timur sudah masuk dalam status Siaga Darurat Bencana Kebakaran dan Kekeringan. Hal ini disampaikan Ketua Pelaksana Tim Terpadu Penanggulangan Bencana Kebakaran dan Kekeringan Kutai Timur Mugeni.

Saat memimpin apel siaga Tim Terpadu (Timdu) yang merupakan gabungan dari lintas sektor dan instansi yang ada di Kutai Timur mulai TNI, Polri, BPBD, Tagana dan beberapa relawan lainnya, pagi tadi, bertempat di Markas UPTD Pemadam Kebakaran Sangatta, Mugeni yang didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim Eddy Ribut, mengatakan bahwa melihat kondisi terakhir di wilayah Kutai Timur, masih belum ada perubahan. Kondisi kabut asap akibat kebakaran lahan yang masih cukup pekat, ditambah lagi kekeringan dan kekurangan air bersih yang melanda beberapa desa di Kecamatan di Kutai Timur, membuat Pemkab Kutim perlu mengambil langkah cepat dan menetapkan Kutai Timur sebagai daerah yang siaga darurat bencana kebakaran lahan dan kekeringan.

Untuk mengatasi masalah kebakaran lahan, Timdu menurunkan 107 personil gabungan yang akan menyisir dan langsung melakukan pemadaman di daerah-daerah yang terjadi kebakaran lahan, terutama di 5 kecamatan di Kutim yang saat ini menjadi prioritas utama yakni Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Rantau Pulung dan Bengalon. Sementara kecamatan lainnya, tetap mendapatkan perhatian dan penanganan namun dengan bantuan perusahaan dan aparat kecamatan, Koramil melalui Babinsa dan Polsek setempat. Sementara untuk mengatasi kekeringan, Timdu merangkul PDAM Tirta Tuah Benua Kutim dengan mengerahkan mobil tanki air bersih dengan kapasitas  5000 liter, untuk kemudian disuplai ke daerah-daerah yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih.

(voice)

Lebih jauh dikatakan Mugeni, minimnya anggaran memang menjadi kendala saat ini terutama dalam biaya operasional. Namun dengan kerelaan dari Timdu untuk bekerja, maka permasalahan ini dapat diatasi. Tetapi pemerintah tidak akan tinggal diam, selain mengharapkan partisipasi pihak swasta, Pemkab Kutim juga akan segera mengucurkan dana kedaruratan bencana yang sebelumnya harus mendapat persetujuan dari DPRD Kutim.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments