Menu Click to open Menus
Home » Pemerintahan » Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Sangatta Utara Jadi Percontohan

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Sangatta Utara Jadi Percontohan

(125 Views) Desember 12, 2018 11:15 pm | Published by | No comment

Sangatta – Memiliki jumlah penduduk yang terbesar di Kutai Timur, Desa Sangatta Utara menjadi desa pertama yang ditunjuk secara resmi, oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) Cabang Bontang, sebagai desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan.

Berlangsung di Balai Pertemuan Umum Desa Sangatta Utara, Rabu, 12 Desember, launcing tersebut ditandai dengan penandatanganan kerjasama antar Kepala Kantor BPJS TK Cabang Bontang, Muhamad Romdhoni dengan Kepala Desa Sangatta Utara, Mulyanti.

Romdhoni menjelaskan tujuan dilaunching desa sadar, untuk meningkatkan kesadaran, agar masyarakat lebih terjamin perlindungannya. Mengingat risiko kecelakaan kerja selalu berpotensi terjadi kapanpun. Sebagai upaya menstabilkan kesejahteraan masyarakat informal. Dengan adanya desa, diharapkan bisa meringankan pekerjaan. Dimana perangkat desa bisa menjadi perpanjangan tangan dalam menyalurkan informasi pada masyarakat.

Dengan menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Ia mengaku akan terus mengedukasi agar dapat mengcover kesejahteraan hingga sampai masyarakat bertaraf hidup rendah yang masih bekerja. Akan ada MoU dengan bumdes, dimulai dari desa Sangatta Utara dan akan menyasar ke seluruh desa di Kutai Timur. Meski, peserta masyarakat informal masih sedikit, baru mencapai sekira tujuh persen. Namun ia berharap, pada seluruh pekerja yang ada di desa sadar, bisa mensosialisasikan ke setiap warganya.

Di tempat yang sama, Camat Sangatta Utara, Basuni yang sekaligus meresmikan kegiatan mengatakan, desa Sangatta Utara terpilih karena jumlah penduduknya paling banyak se Kutai Timur. Selain itu RT di setiap daerah juga aktif.

Selain itu, Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan, Hasep Purwalid menjelaskan dalam sosialisasinya, bahwa dengan enam belas ribu delapan ratus rupiah perbulan, peserta akan mendapat jaminan kematian mencapai dua puluh empat juta rupiah. Jaminan sosial menanggung kecelakaan kerja, mulai dari rumah hingga ke tempat usaha, dan kembali ke rumah. Bahkan orang bunuh diripun ditanggung, karena ini jaminan sosial.

Lebih lanjut, ia menyatakan biaya transportasi akan ditanggung jika peserta mengalami kecelakaan dan akan ke tempat pengobatan, hingga biaya penyembuhan ditanggung sampai pulih.

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

No comment for Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Sangatta Utara Jadi Percontohan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.