Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Masa Tanam Habis, Masyarakat Busang Minta Bantuan Bibit Padi Diganti Gabah Kering

Masa Tanam Habis, Masyarakat Busang Minta Bantuan Bibit Padi Diganti Gabah Kering

(5343 Views) Oktober 31, 2016 5:53 pm | Published by | No comment

benih1

Sangatta. Akibat keterlambatan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Timur dalam menyuplai bantuan bibit padi khususnya padi gunung, menyebabkan masyarakat yang bermukim di Kecamatan Busang menuntut agar bantuan bibit padi tersebut diganti dengan gabah kering giling. Permintaan ini disampaikan langsung Camat Busang, Darius Jiu Dian saat menghadiri forum Cofee Morning antara Bupati Kutim dengan seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kutim dan Camat seluruh Kutai Timur, pagi tadi.

Dikatakan Darius, bahwa masyarakat yang bermukim di Kecamatan Busang sepakat untuk meminta kepada Distanak Kutim agar mengganti bantuan bibit padi gunung yang rencananya akan dibagikan kepada masyarakat Busang, dengan gabah kering giling. Selain musim taman yang telah lewat, permintaan warga Busang ini sebagai kompensasi telah digunakannya gabah kering giling milik mereka yang ada di lumbung padi sebagai bibit padi gunung. Padahal seharusnya gabah kering giling milik masyarakat tersebut digiling untuk dijadikan beras konsumsi warga setempat. Sementara janji bantuan bibit padi hingga lewat musim tanam tak kunjung datang dari Distanak Kutim.

Tidak hanya permasalahan tak disalurkannya bibit padi, Darius juga mengadukan bahwa saat ini ada 6 desa di Kecamatan Busang yang hingga kini belum dicairkan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama. Dirinya mengaku tidak mengetahui apa yang menjadi alasan pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kutim belum mencairkan Alokasi Dana Desa tersebut. Dirinya hanya berharap, selain dana desa tersebut bisa segera dicairkan, juga ke depannya tidak terjadi lagi permasalahan serupa.

(Voice : Camat Busang Darius – Minta Gabah Kering Giling dan ADD Belum Cair)

lebih jauh dikatakan Camat Busang, Darius bahwa kondisi ini cukup membuat warga Kecamatan Busang iri dengan kecamatan lainya di Kutim. Bahwa warga Busang menganggap di kecamatan lainnya ada bantuan pembukaan lahan sawah disertai bantuan bibit padi dan peralatan tanam sedangkan di Kecamatan Busang tahun ini sama sekali tidak ada pengadaan lahan sawah, apalagi bantuan pertanian.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments