Menu Click to open Menus
Home » Kesehatan » Masih Kurangnya Pengetahuan Tentang Gizi Mengakibatkan Tingginya Penderita Stunting Di Kutim, Dinkes Akan Berikan Makanan Tambahan

Masih Kurangnya Pengetahuan Tentang Gizi Mengakibatkan Tingginya Penderita Stunting Di Kutim, Dinkes Akan Berikan Makanan Tambahan

(58 Views) Maret 6, 2019 6:56 pm | Published by | No comment

SANGATTA –  Penderita Stunting di Kabupaten Kutai Timur mencapai  seribu sembilan ratus empat puluh (1.940) jiwa. hasil pemantauan data pada tahun 2017 menunjukkan status gizi sebesar 32,2 % . hasil analisis sementara menunjukkan ada 15 kecamatan dan 43 desa yang balitanya stunting dengan capaian tertinggi 58,82 % yaitu desa Keraitan kecamatan Bengalon dan terendah di 11,27 % di desa Sri Pantun kecamatan Kongbeng.

Menanggapi tingginya angka penderita stunting tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Bahrani mengungkapkan, kebanyakan masyarakat belum terlalu paham tentang pengaturan gizi untuk anak mulai dari lahir. padahal dikatakan Bahrani, seharusnya penerapan gizi tersebut dimulai pada saat ibu hamil, harus lebih intensif diperhatikan, kemudian menginjak masa balita sampai umur 3 tahun. ditambahkan Bahrani pada saat – saat itulah pemberian gizi yang sangat penting untuk masa pertumbuhan anak.

Adapun tindakan yang akan dilakukan Dinas kesehatan terkait tingginya stunting tersebut, dikatakan Bahrani akan memberikan makanan tambahan yang sudah mengandung gizi yang sesuai standar seperti biscuit, susu dan makanan tambahan lainnya. selian itu, juga akan dilakukan sosialisasi tentang makanan tambahan gizi tersebut di semua kecamatan yang ada.

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in: ,

No comment for Masih Kurangnya Pengetahuan Tentang Gizi Mengakibatkan Tingginya Penderita Stunting Di Kutim, Dinkes Akan Berikan Makanan Tambahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.