Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » MASUKI MUSIM PENGHUJAN BUPATI INGATKAN 3 M

MASUKI MUSIM PENGHUJAN BUPATI INGATKAN 3 M

(451 Views) Agustus 14, 2016 6:59 am | Published by | No comment

Sangatta – Memasuki musim penghujan yang identik dengan genangan air yang dapat menjadi tempat berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah, Bupati Kutai Timur Ismunandar mengingatkan masyarakat untuk melakukan 3M, menguras, mengubur dan menutup. Dengan melakukan 3M pencegahan terhadap penyakit demam berdarah dapat lebih efektif.

Kebersihan lingkungan merupakan kunci dari pemberantasan nyamuk penyebab demam berdarah. Selain itu setiap masyarakt juga dihimbau untuk menjadi jumantik untuk kediamannya masing –masing. Jumantik ini yang akan memeriksa keberaadaan jentik nyamuk sehingga dapat dimusnahkan sebelum menjadi nyamuk. Cara ini lebih efektif dan lebih murah dibanding dengan penggunaan fogging yang menggunakan anggaran yang mahal dan tidak efektif membunuh nyamuk sampai ke jentik.

Berbagai kegiatan tambahan yang dianjurkan untuk pemberantasan nyamuk penyebab demam berdarah yakni mengganti vas bunga, tempat minuman burung dan tempat lain yang menampung air di rumah. Memperbaiki saluran air dan talang air yang tidak lancar atau rusak, menutup lubang pada potongan bambu, pohon dan lainnya dengan tanah. Membersihkan atau mengeringkan tempat yang dapat menampung air. Membubuhkan bubuk pembunuh nyamuk, memelihara ikan pemakan jemantik, memasang kawat kasa pada lubang ventilasi, tidak menggantung pakaian dalam rumah, menggunakan kelambu dan menggunakan obat nyamuk bakar ataupun oles untuk mencegah gigitan nyamuk.

Lebih lanjut Ismu mengatakan, mengatasi demam berdarah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, keikutsertaan masyarakatlah yang menjadi kuncinya. Dengan lebih waspada terhadap lingkungan dapat menjaga diri dan keluarga dari demam berdarah.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments