Menu Click to open Menus
Home » Parlemen » Masyarakat Keluhkan Tarif Listrik, DPRD Kutim Panggil PLN Sangatta

Masyarakat Keluhkan Tarif Listrik, DPRD Kutim Panggil PLN Sangatta

(33 Views) Mei 20, 2020 3:19 am | Published by | No comment

SANGATTA – DPRD Kutai Timur memanggil PLN Rayon Sangatta dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Selasa, (19/5/20), di Ruang Rapat DPRD Kutim

Rapat yang dipimpin Wakil ketua DPRD II Arfan dihadiri beberapa anggota DPRD antara lain David Rante, Ramadhani, Masdari Kidang, Basti Sangga Langi, Kajan Lahang dan Jimmy serta dari perwakilan konsumen terdampak.

Pemanggilan PLN tersebut terkait adanya keluhan konsumen dari masyarakat yang diterima DPRD Kutim. Masyarakat mengeluhkan tingginya tagihan rekening listrik pada pemakaian Bulan Maret/April 2020 lalu.

Merasa dirugikan, konsumen terdampak yang diwakili Wilhelmus Wio Doi menyampaikan sejumlah tuntutan kepada PLN antara lain, mendesak PLN transparan dalam perhitungan KWH dan menyampaikan  rinci kepada masyarakat rumus perhitungan yang digunakan agar masyarakat tidak berprasangka buruk terhadap PLN. kemudian mendesak DPRD membentuk pansus untuk mengejar perhitungan yang dilakukan PLN, hal ini mengingat dua kali pertemuan dengan PLN sebelumnya untuk menyajikan data ternyata PLN tidak membawa dan  mereka hanya menggunakan asumsi sehingga patut diduga.

Sementara itu, Wakil ketua DPRD II Arfan membenarkan bahwa selama masa pandemi Covid-19 ini rata- rata masyarakat mengeluhkan kenaikan tarif listrik sehingga pihaknya didesak untuk segera melakukan pansus karena sampai saat ini PLN tidak menyajikan data yang sesungguhnya. Untuk itu sambung Arfan, permaslahan ini akan segera disampaikan kepada Ketua DPRD  agar segera menemui titik terang.

Di tempat yang sama, Manajer PT PLN ULP Sangatta Muhammad Rizky Maulidy mengatakan bagi masyarakat yang mengalami kenaikan tarif bisa langsung mendatangi kantor PLN dengan membawa foto stand meteran di rumah masing- masing. Karena menurutnya, dari PLN sendiri tidak ada kenaikan tarif bahkan pun mengenai peremajaan meteran.

Stay at home sambung Rizky menjadi salah satu dampak kenaikan tarif listrik karena hampir semua aktivitas dikerjakan di rumah saja.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Notify of