Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Masyarakat Sangatta Keluhkan Kondisi Pembangunan Rumah Layak Huni Milik Pemprov Kaltim Tidak Layak Huni

Masyarakat Sangatta Keluhkan Kondisi Pembangunan Rumah Layak Huni Milik Pemprov Kaltim Tidak Layak Huni

(536 Views) Juli 25, 2016 10:10 am | Published by | No comment

Sangatta. Upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan pemerintah melalui program pembangunan rumah ayak huni (PRLH), tentu sangat membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki hunian yang layak dan sehat. Namun jika dalam aplikasinya di lapangan tidak sesuai dengan apa yang di programkan, tentu sangat mengecewakan. Demikian diungkapkan Camat Sangatta Utara Didik Herdiansyah.

Dalam kegiatan forum cofee morning  dan Rapat Koordinasi (Rakor) seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemkab Kutim, pagi tadi, Didik melaporkan adanya keluhan masyarakat di Desa Sangatta Utara bahwa rumah layak huni akan ditempatinya jauh dari kata layak.

Kondisi atap yang bocor dan bahan bangunan yang sangat buruk. Saat ditelusuri ternyata program PRLH tersebut  merupakan milik provinsi Kaltim. Bahkan Didik juga menyesalkan dalam proses pembangunannya, dana pembangunan yang diketahui berjumlah Rp 70 juta per unitnya, terpangkas hingga tinggal Rp 40 juta per unitnya dan dilakukan pihak ketiga. Sehingga rumah yang dibangun tersebut sangat tidak layak huni. Selain itu, pihak provinsi Kaltim juga tidak ada berkoordinasi dengan pihak kecamatan Sangatta Utara.

(Voice : Camat Sgt Utara Didik – PRLH Provinsi Tidak Layak)

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kutim Erlyan Noor, mengakui jika memang selama ini program rumah layak huni yang dibangun pemerintah provinsi Kaltim selalu bermasalah. Hal ini karena pembengunan rumah layak huni,  pemerintah provinsi menyerahkannnya kepada pihak kontraktor dan merupakan proyek. Hingga selalu mencari keuntungan.

Jauh berbeda dengan program pembangunan rumah layak huni yang dilakukan pemerintah Kutim, yang merupakan swakelola pemerintah dengan masyarakat setempat. Erlyan mengatakan ada sekitar 20 unit rumah layak huni yang dibangunkan oleh pemerintah provinsi Kaltim, yang tersebar di Kecamatan Sangatta Utara serta Sangatta Selatan dan hampir semuanya bermasalah.

(Voice : BPMPD Erlyan Noor – PRLH Provinsi Tidak Layak)

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments