Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » BUPATI KUTAI TIMUR INTRUKSIKAN UNTUK SEGERA MENANGANI BALITA BERBALUT PLASTIK DAN LAKBAN

BUPATI KUTAI TIMUR INTRUKSIKAN UNTUK SEGERA MENANGANI BALITA BERBALUT PLASTIK DAN LAKBAN

(5937 Views) Maret 22, 2017 10:21 pm | Published by | No comment

Sangatta – Rabu (22/03/2017) Perlu diketahui, sebelumnya ramai diperbincangkan Nitezen di dunia maya tentang keadaan Nurul pada salah satu grup yang ada di Sosial Media, anak berusia tiga tahun tersebut dikabarkan mengalami robek dibagian perut yang mengakibatkan usus besarnya terlihat keluar sehingga mempengaruhi sistem pembuangan dan pencernaan si anak. Cidera  yang di alami anak malang tersebut terjadi pada saat Pasca Operasi Usus Buntu yang di lakukan oleh salah satu pihak rumah sakit ternama yang ada di Samarinda. Keadaan Nurul semakin memburuk di karenakan orang tua si anak memiliki keterbatasan biaya perawatan, sehingga hanya melakukan rawat jalan. Sementara itu ironis nya, untuk menutupi luka pasca operasi tersebut orang tua Nurul membalut sekujur tubuh si anak dengan plastik yang direkatkan mengunakan lakban (lem perekat).

Hal tersebut juga telah sampai terdengar ketelinga Ismunandar, Bupati Kutai Timur. Setelah kabar tersebut sampai kepada Ismunandar, lantas dirinya langsung mengintruksikan jajarannya, dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur untuk segera menangani permasalahan tersebut. Dalam kunjungan ke kediaman orang tua Nurul, Jamiatulkhair Daik, PLT Kepala Dinas Sosial, menjelaskan kepada awak media, bahwa dirinya telah mendapakan intruksi langsung dari Bupati untuk menangani kejadian ini dan telah menindak lanjuti intruksi tersebut.

(Voice-Jami, Kadis Sosial)

Terkait dengan kondisinya, direncanakan pada bulan juli nanti, Nurul akan menjalani operasi lanjutan. Jami, panggilan akrab PLT Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur tersebut, juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur selalu serius dalam menangani semua permasalahan yang di alami warganya.

Sementara itu saat awak media mencoba meminta tanggapan terkait dengan apa yang di alami oleh anak berusia tiga tahun tersebut, dr. Aisyah, Kadis Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Kutai Timur, tidak mau berkomentar banyak terkait permasalahan tersebut.

(Voice-dr.Aisyah)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments