Menu Click to open Menus
Home » Pertanian & Perkebunan » Panen Padi Perdana Di Bengalon, Bupati : Jangan Alihkan Lahan Produktif Jadi Tambang

Panen Padi Perdana Di Bengalon, Bupati : Jangan Alihkan Lahan Produktif Jadi Tambang

(300 Views) Maret 27, 2018 7:22 pm | Published by | No comment

 

Sangatta – ikut memanen padi perdana di Desa Sekrat dan Sepaso, Bupati Kutai Timur berpesan agar jangan hanya panen perdana namun harus ada panen-panen selanjutnya, lahan produktif harus terus dipertahankan, jangan bertukar menjadi lahan tambang, demikian yang disampaikan Ismunandar dalam sambutannya pada panen perdana tersebut.

Didampingi Kepala Dinas Pertanian, Camat Bengalon, Kepala Desa Sekrat dan Kepala Desa Sepaso, Ismunandar menyampaikan, seluruh elemen harus saling mendukung dalam pengembangan produksi pertanian, termasuk perusahaan yang berada di sekitar kecamatan.

Ismu mengingatkan Jangan sampai lahan-lahan produktif beralih fungi, karena menurutnya jika dijadikan lahan tambang hanya bersifat sementara. Batu bara jika digali terus akan habis, sedangkan pertanian dapat berlangsung terus menerus, oleh karena itu kita harus menjaga lahan produktif. Jika perlu ditambah lagi lahan yang produktif serta sarana dan prasarana penunjangnya.

Sebelumnya dari laporan Pj. Kepala Desa Sekrat, Johansyah terdapat empat belas kelompok tani yang terbagi dalam tiga bidang yaitu pertanian, perkebunan dan peternakan. Ketiga bidang tersebut dikembangkan untuk mendukung visi dan misi pembangunan di Kutai Timur.

Lebih lanjut Johansyah menambahkan, lahan untuk pertanian yang ada saat ini di desanya, seluas seratus delapan puluh enam hektar yang berpotensi dikembangkan menjadi lahan persawahan, sampai saat ini, baru sekitar enam hektar yang sudah digarap, dengan hasil panen diperkirakan empat sampai dengan lima ton per-hektar harapannya ke depan akan ditingkatkan menjadi enam sampai dengan tujuh ton per-hektar.

Voice : Khusnul Khotimah

 

Print Friendly, PDF & Email
Categorised in:

No comment for Panen Padi Perdana Di Bengalon, Bupati : Jangan Alihkan Lahan Produktif Jadi Tambang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.