Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pelatihan Kewirausahaan Bagi IKM

Pelatihan Kewirausahaan Bagi IKM

(680 Views) April 7, 2015 10:43 pm | Published by | No comment

SANGATTA-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur (Kutim) bekerjasama dengan Corner Kewirausahaan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univeristas Gajah Mada (FEB-UGM), menggelar pelatihan Kewirausahaan Bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) didaerah ini. Pelatihan yang diperuntukkan bagi 30 peserta ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi selama dua hari belum lama ini.
Asisten Administrasi, Edward Azran saat pembukaan acara mengatakan sektor industri sebagai penggerak roda perekonomian telah mampu memberikan sumbangsih yang amat besar. Selain itu juga telah mampu menciptakan peluang kerja yang luas bagi masyarakat.
“Kemampuan IKM bertahan di zaman globalisasi yanIKM (4)g mengalami percepatan saat ini adalah suatu keharusan, jika ingin terus dapat bersaing. IKM merupakan salah satu segmen industri yang dapat dijadikan tumpuan dalam penciptaan iklim wirausaha yang dapat menyerap tenaga kerja,” kata Edward.
Ia menambahkan, IKM sudah terbukti ketangguhannya dapat bertahan terhadap terpaan badai krisis ekonomi periode pra-reformasi tahun 1997-1998 karena memiliki fleksibilitas dan elastisitas yang tinggi. Karakteristik inilah yang memberikan andil cukup signifikan untuk mewujudkan perekonomian daerah yang tangguh yang bercirikan kerakyatan. Edward melanjutkan, istimewanya IKM yang bertahan pada saat krisis ekonomi sebelum era reformasi sebagian besar adalah IKM yang belum dibekali oleh ilmu produktivitas, sistem manajerial yang baik. Maupun sistem keuangan yang mengatur arus keluar masuk modal atau keuntungan yang didapat di lembaga formal maupun nonformal. Pikiran sederhana yaitu bagaimana usaha menjadi untung adalah tekad kuat yang akhirnya menjadi salah satu faktor keberhasilan IKM mampu bertahan.
“Saya mengharapkan seluruh peserta pelatihan ini dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh,sehingga pengetahuan yang didapat mampu melahirkan entrepreneur yang tangguh,mandiri dan berdaya saing global,” ujar Edward.
Sebelumnya Wakil ketua Dewan Kerajinan Nasional daerah (Dekranasda) Kutim Siti Robiah mengatakan Dekranasda adalah lembaga indipenden dan wadah berhimpunnya segenap pemangku kepentingan seni kerajinan nasional. Dalam pelaksanaan fungsinya membantu pemerintah dalam melindungi, menggali, melestarikan dan membina serta melestarikan seni kerajinan lokal. Ia menambahkan, Dekranasda Kutim telah mengikuti kegiatan pameran dan promosi produk kerajinan khas Kutim. Seperti kerajinan yang berasal dari kerang laut, pelepah pisang, koran bekas yang di daur ulang dan tempurung kelapa untuk pengenalan produk unggulan dan membantu para pengrajin. Sekaligus menambah wawasan guna pengembangan produk mereka agar menghasilkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar global.IKM (1)
Sudiyanti selaku narasumber pada pelatihan ini menjelaskan bahwa ada dua kebijakan yang bisa dilakukan untuk pengembangan kewirausahaan. Antara lain kebijakan jangka panjang sebaiknya mengutamakan pembangunan infrastruktur, yang mampu menopang berjalannya kewirausahawan. Selanjutnya kebijakan jangka pendek sebaiknya difokuskan pada informasi, pengembangan ketrampilan dan pengakuan peluang yang memudahkan para usahawan bertindak.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 votes
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments