Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pembukaan Lahan TNK Akibatkan Habitat Orang Utan Terdesak

Pembukaan Lahan TNK Akibatkan Habitat Orang Utan Terdesak

(343 Views) Mei 14, 2016 10:40 pm | Published by | No comment

Sangatta. Dengan semakin tingginya aktivitas manusia yang saat ini bermukim di sekitar kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) ditambah lagi dengan telah dienclavenya sebagian kecil kawasan TNK tersebut, dipastikan akan sangat memberi dampak pada ekosistem dan habitat satwa-satwa yang saat ini hidup di dalam kawasan TNK. Termasuk habitat orang utan yang menjadi ciri khas Taman Nasional Kutai (TNK).

Kepala Balai TNK Nur Patria, mengatakan bahwa ada 3 hal yang menyebabkan hewan-hewan tersebut keluar dari habitat aslinya. Yakni kurangnya sumber makanan, kemudian terdesak ruang hidupnya dan yang terakhir adalah anti predator. Jika melihat kondisi sementara, yang menjadi penyebab sering masuknya orang utan ke pemukiman warga akhir-akhir ini adalah akibat terdesaknya ruang hidupnya. Hal ini diakibatkan perambahan hutan TNK dan pembukaan pemukiman warga di sekitar TNK.

Lanjutnya, jika melihat estimasi jumlah orang utan yang saat ini ada di dalam kawasan TNK sebanyak 1.200 ekor orang utan, jumlah ini dianggap tidak sebanding dengan jumlah luasan kawasan TNK yang ada sekarang, yang hanya 190.000 hektar. Hal ini karena 1 ekor orang utan memiliki cakupan jangkauan habitat hidup seluas 1 kilometer. Dengan luasan habitat yang semakin sempit, maka wajar jika sering ditemui ada orang utan yang masuk pemukiman. Dan ini tentu sangat membahayakan hidup orang utan itu sendiri karena akan berkonflik dengan manusia secara langsung.

(Voice : Kepala Balai TNK – Habitat Orang Utan TNK Tedesak)

Lebih jauh Nur Patria mengatakan, jika saat ini masyarakat menemukan orang utan di sekitar lingkungan tinggal mereka, maka ada 2 pilihan yang harus dilakukan. Yang pertama apakah akan menyerahkan orang utan tersebut kepada lembaga konservasi atau yang kedua membantu menggiring para orang utan tersebut ke dalam kawasan yang ada sumber pakannya.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments