Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemerintah Kutai Timur Carikan Solusi Kekurangan Tenaga Dokter di Kutim

Pemerintah Kutai Timur Carikan Solusi Kekurangan Tenaga Dokter di Kutim

(413 Views) Maret 7, 2016 9:13 am | Published by | 2 Comments

Sangatta. Pemerintah Kutai Timur segera mencarikan solusi terbaik terkait kekurangan tenaga dokter di Kutai Timur khususnya pada daerah pedalaman Kutim. Kekurangan tenaga dokter ini dikarenakan rendahnya minat dokter untuk mengabdi di Kutai Timur akibat minimnya gaji yang mereka terima karena disamakan dengan tenaga honor kontrak daerah, yang hanya digaji Rp 1.450.000 hingga Rp 2 juta per bulannya.

Kepada awak media, Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang, mengatakan bahwa pemerintah Kutim akan segera mencarikan solusi terbaik terkait kekurangan tenaga dokter di Kutim. Terlebih salah satu program dari pemerintahan Ismunandar – Kasmidi Bulang, adalah pada setiap Puskesmas di Kutim minimal wajib memiliki 1 dokter umum dan 1 dokter spesialis.

Lanjut kasmidi, saat ini ada dua solusi yang sedang diupayakan pemerintah, yakni menjalin kerjasama dengan beberapa universitas yang memiliki fakultas kedokteran untuk mau menjalin hubungan atau ikatan kerja dengan pemerintah Kutim, agar nantinya dokter-dokter lulusan universitas tersebut mau di dikerjakan dan ditempatkan di Kutai Timur. Selain itu, pemerintah Kutim juga memastikan adanya peningkatan kesejahteraan khususnya dalam penggajihan dan tunjangan dokter, baik umum maupun spesialis yang mau ditempatkan di Kutim. Walaupun belum mau menyebutkan berapa besaran gaji dan fasilitas yang disediakan, namun Kasmidi menjamin pasti membuat para dokter betah untuk bekerja di Kutai Timur.

(voice : Wabup Kasmidi – solusi kekurangan dokter)

Sebagaimana diketahui, Kutai Timur Kekurangan tenaga dokter akibat minimnya penggajihan bagi dokter. Untuk di wilayah Kota, dokter di Kutim hanya digaji sama dengan standar penggajihan tenaga kontrak daerah Kutim golongan Sarjana (S1) yakni Rp 1.450.000 per bulan. Sedangkan bagi dokter yang ada di pedalaman Kutim hanya di gaji Rp 2 juta per bulannya. Sementara bagi dokter yang bekerja di klinik atau Rumah Sakit Swasta di Kutim, di gaji antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per hari atau bisa menerima gaji Rp 9 juta hingga Rp 15 juta per bulannya.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments