Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemerintah Kutim Dukung Program Pembatasan Penggunaan Kantung Plastik

Pemerintah Kutim Dukung Program Pembatasan Penggunaan Kantung Plastik

(470 Views) Maret 20, 2016 11:22 am | Published by | No comment

Sangatta. Pemerintah Kutai Timur memastikan akan mendukung program nasional Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tentang pembatasan penggunaan kantung plastik atau kresek dan penerapan kantung plastik berbayar. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang, saat menghadiri kegiatan jum’at bersih yang dirangkai dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Kutai Timur, pagi tadi.

Dalam kegiatan yang dipusatkan di halaman parkir Pasar Induk Sangatta (PIS), diisi dengan pameran kerajinan hasil daur ulang sampah non organik berupa plastik dan koran serta pembagian 500 buah tas belanja daur ulang kepada pengunjung yang berbelanja di PIS ini.

Kepada awak media, Kasmidi menyambut baik kegiatan yang digagas UPTD Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (KPP) Sangatta ini dengan menggandeng PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan Hotel Royal Victoria. Terlebih dengan adanya kegiatan bagi-bagi tas belanja daur ulang sampah plastik, tentunya sangat memberikan arti yakni mendukung program nasional dalam mengurangi penggunaan plastik kresek.

Dengan adanya sosialisasi tas belanja daur ulang ini, pemerintah Kutim berharap agar masyarakt Kutim terbiasa dengan pola menggunakan tas belanja daur ulang sehingga tidak lagi mengunakan kantung kresek saat berbelanja. Terlebih jika nantinya pemerintah benar-benar memberlakukan regulasi yang akan memberikan denda jika ada masyarakat yang ketahuan masih menggunakan tas kresek untuk berbelanja. Dan dirinya sangat senang ternyata masyarakat yang ada sangat merespon positif kegiatan ini.

Lanjut Kasmidi, pemerintah daerah Kutim tentunya akan sangat mendukung program nasional ini. selain itu, dirinya pun berharap adanya keterlibatan peran swasta dalam mendukung program nasional pengurangan penggunaan plastik kresek ini. Dengan beralih menggunakan tas belanja dari bahan daur ulang, tentunya diharapkan akan berdampak baik pada lingkungan khususnya mengurangi sampah plastik yang sangat sulit terurai. Selain akan mendukung program ini melalui Instansi teknis seperti UPTD KPP, Disperindag dan Dinas Koperasi UMKM, pengurangan penggunaan plastik kresek ini juga akan disosialisasikan kepada semua SKPD hingga kecamatan di seluruh Kutai Timur.

(Voice : Wakil Bupati Kasmidi – Dukung Program Pembatasan Penggunaan Kantung Kresek)

Sementara itu, hal senada juga dilontarkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur Irawansyah. Dirinya mengatakan Disperindag Kutim akan mendukung program Kemetrian LHK ini. Bahkan kemungkinan Pemda Kutim akan membuat regulasi terkait plastik prabayar ini. Namun tentunya edaran Bupati nantinya akan menyesuaikan dengan instruksi pemerintah pusat. Diakui Irawan, bahwa tidak menutup kemungkinan nantinya akan ada protes khususnya dari para pedagang kantung plastik kresek karena kemungkinan omzet mereka akan turun karena diberlakukannya tas belanja daur ulang ini. Namun tentu Pemerintah tidak akan tinggal dian dan akan mencarikan solusinya. Bahkan jika perlu kantung belanja daur ulang ini dapat dipasarkan oleh para pedagang namun tentunya dengan harga jual yang tidak terlalu memberatkan konsumen.

(Voice : Disperindag Irawansyah – Program Plastik Berbayar)

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments