Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemkab Dukung Organisasi Non Pemerintah Tapi Dengan Program Yang Tepat Sasaran

Pemkab Dukung Organisasi Non Pemerintah Tapi Dengan Program Yang Tepat Sasaran

(692 Views) Januari 11, 2016 9:05 am | Published by | No comment

SANGATTA – Kemuculan sejumlah organisasi masyarakat non pemerintah dilingkungan Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dengan misi dan gerakan sosial serta edukasi dipastikan mendapat dukungan dari Pemerintah daerah.

presentasi HSE Indonesia2“Adanya lembaga dan organisasi diluar struktur pemerintah akan membantu meringankan program pemerintah yang ada demi kehidupan yang lebih baik,” sebut Asisten Administrasi Umum Sekretaris Kabupaten M Edward Azran, usai mendengarkan presentasi visi dan misi HSE (Health Safety Environmental) Indonsesia, daerah Sangatta di Ruang Ulin, Kantor Bupati Rabu (6/1). Edward menyampaikan apresiasi kepada organisasi yang konsen terhadap keamanan, kesehatan dan keselamtan kerja (K3) tersebut. Dia mengatakan program yang dibuat akan direkomendasikan dalam pengajuan anggaran bantuan sosial (bansos) Pemkab Kutim. Selain itu bisa juga bisa dikorelasikan dengan program di setiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD).

Sehingga lembaga atau organisasi yang ada dapat menjalankan program kegiatannya dalam membantu Pemkab mencapai kehidupan bermasyarkat yang lebih baik. “Susunan program yang baik dan realistis akan menguatkan system. Untuk itu saat membuat program tidak usah besar dan wah. Sebaiknya (program) small is beautiful, program kecil tetapi menyetuh atau mengena (ke masyarakat),” pinta Edward.

presentasi HSE Indonesia3
Sebelumnya Ketua HSE Indonesia, Sangatta, Indra Jaded menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinya adalah sebuah organisasi masyarakat, yang peduli terhadap K3. Terbentuk 14 September 2014 silam di Sangatta. Beranggotakan praktisi K3, karyawan perusahan, akademisi, mahasiswa dan masyarakat. “Kini HSE Indonesia sudah meluas (berkembang) di 17 wilayah di Indonesia. Seperti Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Bali dan Nusa Tengara Barat (NTB), terbagi menjadi 31 regional,” jelasnya.

Indra mengatakan, visi misi HSE ialah membantu pemerintah untuk mengedukasi, membudayakan K3 di masyarakat. Dengan latar belakang seperti masih diabaikannya aspek K3. Selama berdiri, HSE Indonesia Sangatta telah melakukan berbagai ageda kerja. Seperti, sosialisasi K3, dampak buruk narkoba disekolah, donor darah, peduli lingkungan dengan bersih-bersih pantai Teluk Lombok dan lain-lain.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments