Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemkab Harus Beri Subsidi Lebih PDAM Jika Ingin Air Sungai Sangatta Layak Konsumsi

Pemkab Harus Beri Subsidi Lebih PDAM Jika Ingin Air Sungai Sangatta Layak Konsumsi

(530 Views) Juni 12, 2015 11:38 am | Published by | No comment

Sangatta. Masuknya air Sungai Sangatta dalam kategori tercemar ringan, membuat pemerintah harus memberikan perhatian lebih dalam pengelolaan Sungai Sangatta agar tidak hanya layak sebagai air bersih namun juga layak konsumsi. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kutim Encek Akhmad Rafiddin Rizal.

Kepada awak media, Rizal mengatakan bahwa kondisi Sungai Sangatta yang kini masuk dalam kategori tercemar ringan harus mendapat perhatian lebih dari semua pihak termasuk pemerintah daerah. Tingginya parameter beban pencemaran aktual Sungai Sangatta yang didominasi pencemaran limbah rumah tangga kemudian baru disusul limbah industri dan pertambangan serta peternakan secara berurutan, membuat kondisi Sungai Sangatta kini sudah tidak memiliki daya tampung untuk beban pencemaran.

Lanjutnya, hingga saat ini hasil atau output dari PDAM Sangatta untuk kualitas air bersih sudah cukup bagus. Namun sebagai air yang layak untuk konsumsi atau air minum tentunya masih jauh dan memerlukan proses yang sangat besar, terutama dalam hal finansial atau pembiayaan pengolahan air. Dengan bagusnya kualitas air baku Sungai Sangatta tentunya biaya pengolahan air minum akan semakin kecil, sehingga daya jual akan semakin kompetitif. Namun dengan kondisi yang ada sekarang, tentunya memerlukan pembiayaan pengolahan air yang cukup besar dan pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan subsidi lebih untuk pengolahan air baku ini sehingga menjadi air yang layak minum.

(voice)

Lebih jauh Rizal mengatakan dari hasil kajian yang ada, untuk penurunan pencemaran air Sungai Sangatta harus lebih dari 50 persen kadar pencemaran yang ada sekarang, jika ingin menjadikan kualitas air masuk dalam parameter beban pencemaran aktual yang standar. Namun usaha ini memerlukan kajian dan perencanaan yang matang, pendanaan yang besar, kerja keras dan berkesinambungan,  kerjasama seluruh stakeholders dan juga tentunya memerlukan waktu yang relatif lama.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments