Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemkab Kutim Bantah Adanya Akusisi Besar-besaran Wilayah Perbatasan Kutim oleh Berau

Pemkab Kutim Bantah Adanya Akusisi Besar-besaran Wilayah Perbatasan Kutim oleh Berau

(633 Views) Maret 30, 2017 4:04 pm | Published by | No comment

Sangatta. Pemerintah Kutai Timur membantah jika terjadi akusisi besar-besaran terhadap puluhan ribu hektar wilayah di perbatasan Kutai Timur oleh Kabupaten Berau. Bantahan ini disampaikan Pemkab Kutim melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Kutim, Mugeni.

Mugeni mengatakan bahwa kabar terjadinya akusisi lahan Kutai Timur secara besar-besaran hingga mencapai puluhan ribu hektar tersebut tidaklah benar. Dirinya telah mengkonfirmasi ke Bagian Pemerintahan Pemkab Kutim, dan memastikan bahwa kabar tersebut tidak tepat. Namun Mugeni mengakui jika memang ada wilayah perbatasan Kutim yang dicaplok oleh Berau, namun luasannya tidak hingga mencapai puluhan ribu hektar.

Lanjutnya, dalam proses penyelesaian tapal batas wilayah antara Kutim dan Berau, saat ini ditangani penuh oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Hingga saat ini, Pemkab Berau masih bersikukuh dalam penetapan tapal batas harus mengacu pada Undang-undang (UU) Nomor 47 Tahun 1999 Tentang Pembentukan Kabupaten Nunukan, Malinau, Kutai Barat, Kutai Timur dan Kota Bontang. Sementara Pemkab Kutim meminta dalam penetapan tapal batas wilayah haruslah mengacu pada kondisi batas alam, baik gunung dan sungai. Inilah yang hingga kini belum diputuskan oleh pihak Provinsi Kaltim.

Sementara terkait adanya dugaan penggeseran patok tapal batas oleh Berau, dirinya mengatakan hal tersebut adalah kesalahan teknis dari Pemprov Kaltim dalam pemasangan patok, yang seharusnya dipasang di atas Sungai Mayung di Miau Baru Kecamatan Kongbeng yang merupakan batas antara Kutim dengan Berau. Hingga saat ini penetapan tapal batas kedua kabupaten ini masih berproses di Provinsi Kaltim. Namun karena perbedaan sudut pandang, menyebabkan permasalahan ini tidak kunjung menemui kata sepakat.

Insert : Mugeni  (Asisten I)

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sekretaris Komisi A DPRD Kutim, Agiel Suwarno mengatakan bahwa terjadi akusisi puluhan ribu hektar lahan yang ada di wilayah perbatasan Kabupaten Kutai Timur oleh Pemerintah Berau. Bahkan terjadi pergeseran patok tapal batas dan telah dipermanenkan oleh Berau. Hal ini selain menyebabkan Kutim kehilangan puluhan ribu hektar wilayah, juga adanya perkebunan yang seharusnya masuk ke Kutim namun kini berada di wilayah berau. Bahkan disinyalir menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Berau dan bukan Kutai Timur.

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments