Menu Click to open Menus
Home » Uncategorized » Pemkab Kutim Gaji Dokter Spesialis Rp 40 juta per Bulan Jika Mau Mengabdi di RSU Pratama Sangkulirang

Pemkab Kutim Gaji Dokter Spesialis Rp 40 juta per Bulan Jika Mau Mengabdi di RSU Pratama Sangkulirang

(1016 Views) Agustus 23, 2016 2:02 pm | Published by | No comment

Sangatta. Untuk menarik minat dokter umum dan spesialis agar mau bekerja dan mengabdi di Rumah Sakit Umum (RS) Pratama Sangkulirang, Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur, kini pemerintah Kutim telah menyiapkan gaji dan fasilitas lengkap. Tak tanggung-tanggung, untuk 1 orang tenaga dokter spesialis yang siap mengabdi di RS Pratama Sangkulirang disiapkan gaji Rp 40 juta per bulannya. Sementara untuk dokter umum akan digaji sebesar Rp 10 juta per bulannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr Aisyah mengatakan bahwa jika pemerintah Kutim tidak menerapkan nilai penggajian tinggi tersebut, dipastikan tidak akan ada dokter yang mau bekerja 24 jam di RS Pratama Sangkulirang tersebut. Namun standar pemberian gaji ini hanya diberlakukan bagi para dokter umum dan spesialis yang mengabdi di RS Pratama Sangkulirang. Sementara untuk rumah sakit di wilayah kota atau kecamatan lainnya tetap seperti biasa. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan dokter, Pemkab Kutim sudah menyiapkan kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dan memberdayakan beberapa dokter PNS Kutim yang sudah pulang dari tugas belajar.

Lanjut Aisyah, untuk pengoperasian RSU Pratama Sangkulirang sendiri dipastikan tetap akan beroperasi mulai bulan Oktober nanti atau berbarengan dengan pelaksanaan HUT Kabupaten Kutai Timur ke 17. Dengan demikian penyelesaian dan pembenahan terus dilakukan tanpa terhambat krisis yang dialami Pemkab Kutim. Beberapa pekerjaan yang sempat ditunda akibat terjadinya defisit keuangan kembali dilanjutkan, sementara anggaran sepenuhnya diserahkan kepada Pemkab Kutim.

Dijelaskan, untuk pembelian alat kesehatan (Alkes) dan mebeler sudah dianggarkan melalui bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim lebih dari Rp 3 miliar dan telah siap. Sementara biaya operasional nantinya ditanggung melalui APBD II Kutim sebesar Rp 5 miliar, namun itupun biaya operasional hanya hingga akhir tahun ini.

 

Print Friendly, PDF & Email
0 0 vote
Article Rating
Categorised in:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments